7 Tahun, Siswa SLB Morotai Berjalan di Atas Lumpur

Reporter: Maulud Rasai

MOROTAI,AM com – Saat musim hujan puluhan siswa dan siswi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Daruba Desa Joubela Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) terpaksa harus lepas sepatu, bagaimana tidak, Hampir kurang lebih 7 tahun, akses jalan menuju Sekolah SLB ini dipenuhi dengan lumpur karena belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai.

Bahkan, dengan kondisi jalan seperti itu, sebagian siswa lebih memilih tidak menggunakan sepatu dan hanya menggunakan sendal jepit, bahkan ada yang tidak menggunakan alas kaki agar bisa lebih leluasa jalan kaki untuk sampai ke sekolah yang jaraknya kurang lebih 150 meter dari jalan utama.

SLB DARUBA, PULAU MOROTAI

Menurut warga setempat, baru sekira lima bulan ini, para siswa mulai bisa menggunakan spatu ketika ke sekolah saat musim hujan. Karena jalan sekolahnya sudah disertu dengan batu. Akan tetapi, proyek itu bukan dari Pemda Pulau Morotai, melainkan dari suwadaya sopir truk yang kerja di proyek galian C di sekitar lokasi sekolah.

“Jadi jalan sertu itu dibuat karena kebetulan di belakang sekolah ada penggalian timbunan, jadi mobil truk tidak bisa masuk ke lokasi penggalian karena jalan berlumpur, makanya tuan lahan meminta agar truk yang masuk ke lokasi galian harus timbun jalan dulu. Makanya jalan bisa disertu, kalau tidak ya pasti tidak bisa,”ungkap Yasri A Muhammad salah satu warga Jaoubela kepada awak media, Selasa (29/06/2021).

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pulau Morotai, Ramlan Drakel, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya mengaku baru mengetahui jika ada SLB di Desa Joubela. Bahkan, dirinya juga belum tahu pasti kondisi jalannya seperti apa.

Namun ia berjanji dalam waktu dekat akan perintahkan stafnya untuk turun dilapangan dan cek lokasi.

“Nanti saya perintah Kabid Cipta karya Bina Warga, dorang turun survei apakah data ini sudah dimasukan atau belum, biar belum ini ya kita sertu dulu yang penting kita cek dulu karena ini ada sekolah maka kami akan cek di lapangan. Karena memang beberapa sekolah juga sama seperti itu tapi disertu dulu. Jadi nanti torang turun lihat,” janjinya. 

spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA