DPD PDIP Maluku Utara Desak Dirut RSUD Tuntaskan Hak Nakes 15 Bulan

TERNATE, AM.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDI Perjuangan), Muhammad Sinen, mendesak Dewan Pengawas (Dewas) bertanggungjawab dan Direktur Utama (Dirut) RSUD Dr. Chasan Boesoirie (CB) Ternate untuk menyelesaikan Hak Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tertunggak 15 bulan.

Ini disampaikan saat menggelar rapat internal fraksi PDI Perjuangan Maluku Utara menyikapi permasalahan Tunjangan Tambangan Penghasilan (TTP) Nakes RSUD CB. Rapat dilaksanakan di Kantor DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Selasa (24/01/2023).

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Muhammad Sinen mengatakan, sebagai partai pengusung Gubenrur dan wakil Gubernur melihat kasus ini kesalahan dari Direktur RSUD.

“Karena Rumah sakit ini dia berdiri sendiri ,Jadi kisruh sampai terjadi demo besar-besaran ini tentu muatannya di direktur,”ujarnya.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan ini menegaskan, sebagai partai pengusung gubernur AGK-YA mendesak kepada gubernur harus evaluasi manajemen RSUD dan Dewan Pengawas (Dewas) ini yang membuat kisruh terjdi selama ini.

Nakes ini pelayanan Dasar yang diperintahkan oleh undang- undang yang tidak boleh diabaikan. “Karena setelah rapat dengan faraksi pendapatan RSUD ada sampai surplus berarti anggaran itu ada,”ucapnya.

Ia Mempertanyakan pendapatan RSUD ada di mana sampai hak -hak Nakes ini tidak dibayar sampai, pertanyaan kedua Dewas ada di mana selama ini. “Pertanyaan saya Dewas ada di mana selama ini maka saya minta Dirut dan Sekda sebagai Dewas kami minta Nakes ini di proritaskan karena mereka adalah urat nadi daerah ini,”ungkapnya.

Ditegaskan, evaluasi fraksi PDI Perjuangan ada surplus berarti ada anggaran yang lebih pendapatan yang besar di RSUD tidak boleh dibebankan di APBD Provinsi karena RSUD BLUD pengelolahan keuangan tersendiri.

Orang nomor dua di Tikep ini mendesak agar hak -hak Nakes diselesaikan bukan cuman tiga bulan tetapi harus diselesaikan bukan menunggu dan dicicil tiga bulan harus 15 bulan diselesaikan.

“Saya minta kepada Dewas maupun Direktur bertanggungjawab atas keterlambatan 15 bulan itu,”tegasnya.

spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA