BOBONG, AM.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu melakukan Fokus Grup Discussion (FGD) bersama Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) LRI-MAR Institut Pertanian Bogor (IPB). Senin (21/09/2026)
FGD tersebut dilakukan guna mengharap sektor perikanan Kabupaten Pulau Taliabu yang berbasis ekonomi biru. Kegiatan yang berlangsung di Balai Rakyat Desa Kilong itu mengangkat tema “Kajian Strategi Optimalisasi Potensi Sumber Daya Perikanan Menuju Akselerasi Implementasi Ekonomi Biru Kabupaten Pulau Taliabu”
Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Yosar Kardiat, dalam arahannya menekankan pentingnya komitmen bersama agar pembangunan sektor kelautan di Kabupaten Pulau Taliabu tidak hanya berfokus pada kuantitas hasil tangkapan nelayan semata, melainkan membangun rantai nilai dan ekosistem perikanan yang menyeluruh dari hulu hingga hilir.
“Kita tidak ingin pembangunan sektor perikanan hanya berhenti pada bagaimana meningkatkan hasil tangkapan atau produksi semata. Lebih dari itu, kita perlu membangun sebuah ekosistem ekonomi kelautan dan perikanan yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Yosar
Ia menambahkan, mulai dari produksi, pengolahan, penyimpanan, distribusi, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas nelayan. Menurutnya, penerapan prinsip ekonomi biru menjadi kunci mendasar bagi Taliabu sebagai wilayah kepulauan.
Pemanfaatan potensi kelautan harus selaras dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem agar sumber daya alam yang ada tetap terjaga untuk masa depan.
“Dalam konteks inilah, konsep ekonomi biru menjadi sangat relevan bagi Kabupaten Pulau Taliabu. Ekonomi biru harus kita maknai sebagai upaya untuk memanfaatkan sumber daya laut secara optimal dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistemnya, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh generasi kita saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang,” tuturnya
Melalui kerja sama akademis dengan PKSPL IPB, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu mengharapkan tersusunnya rumusan kebijakan berbasis data yang presisi, pemetaan potensi wilayah, hingga pemecahan kendala nyata yang dihadapi nelayan di lapangan.
“Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu tentu memiliki harapan besar terhadap hasil kajian dan diskusi yang dilaksanakan hari ini. Kita membutuhkan data yang akurat, pemetaan potensi yang jelas, identifikasi permasalahan yang konkret, serta rekomendasi strategi yang dapat diimplementasikan,” paparnya.
Lebih lanjut, dirinya menggarisbawahi pentingnya keterlibatan aktif seluruh pihak agar masyarakat lokal menjadi aktor utama sekaligus penikmat utama manfaat ekonomi dari pengembangan sektor perikanan ini.
“Kita perlu mengetahui secara lebih mendalam apa saja potensi perikanan yang dapat dikembangkan? Apa saja kendala yang selama ini dihadapi oleh nelayan dan pelaku usaha? Bagaimana meningkatkan nilai tambah hasil perikanan? Bagaimana memperkuat akses pasar? Bagaimana membangun konektivitas dan rantai pasok yang lebih efektif? Dan memastikan masyarakat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat dari pengembangan ekonomi biru tersebut,” imbuhnya
Ia pun mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, pelaku usaha, hingga komponen masyarakat untuk saling terbuka dalam memberikan data serta masukan selama proses kajian berlangsung.
“Saya juga mengajak seluruh OPD terkait, para pemangku kepentingan, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat untuk memberikan data, informasi, pengalaman dan masukan secara terbuka dan konstruktif. Karena pengembangan sektor kelautan dan perikanan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja,” ajaknya
Ia menaruh harapan besar agar hasil FGD ini menjadi acuan utama dalam mendorong sektor kelautan dan perikanan yang lebih produktif, inklusif, serta mampu menyejahterakan seluruh warga Pulau Taliabu.
“Kita ingin agar laut tidak hanya menjadi ruang geografis yang memisahkan pulau-pulau kita, tetapi justru menjadi ruang ekonomi yang menghubungkan masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu,” harapnya



