BOBONG, AM.com – Kondisi Gereja Firman Allah (GFA) Desa Nggaki, Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak untuk beribadah
Kondisi tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Dios, pengurus Gereja Firman Allah Nggaki. Ia mengatakan bahwa Gereja tersebut awalnya sempat dibangun oleh Pemerintah pada tahun 2020 lalu
Namun, kata Dios, pembangunan awal yang dilakukan baru berupa fondasi dan sejumlah tiang saja kemudian pembangunan rumah ibadah tersebut tidak lagi dilanjutkan hingga saat ini
“sampai saat ini yang di bangun hanya fondasi dan beberapa tiang saja” ungkapnya
Atas hal itulah, warga Desa Nggaki meminta agar Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu dan DPRD dapat menaruh perhatian serius bagi kelanjutan pembangunan gereja tersebut
“kami meminta agar pemda dapat membantu kami baik itu anggran untuk rehab atau apa saja asalkan layak untuk beribadah” pintanya
Lebih lanjut Dios menuturkan bahwa saat ini warga setempat berinisiatif untuk menahan dinding dan tiang Gereja menggunakan kayu seadanya agar tidak roboh
“Kondisi Gereja sudah sangat tidak layak digunakan untuk beribadah, tapi kami masih paksakan untuk memperbaiki dengan alat dan bahan seadanya” keluhnya
“Kami masyarakat desa nggaki meminta agar Pemerintah Daerah, Ibu Bupati Pulau Taliabu dan para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Pulau Taliabu kiranya dapat membantu tempat ibadah kami” harapnya



