spot_imgspot_img

Sampaikan KUA-PPAS, Wagub : Tujuh Program Jadi Prooritas 2024 

SOFIFI, AM.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Maluku Utara, M. Al Yasin Ali menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun anggaran 2024 pada rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku Utara ke 29 masa persidangan ketiga Tahun sidang 2023 di Kantor DPRD Jumat (04/08/2023).

Dalam sambutannya, Wagub Maluku Utara, M. Al Yasin Ali menuturkan, perencanaan pembangunan yang disusun 

untuk Tahun Anggaran 2024 sebagai tahun keempat RPJMD Provinsi Maluku Utara 2020-2024, tetap berorientasi pada proses dan substansi perencanaan.

Bahkan, kata Wagub, proses perancanaan pembangunan Provinsi Maluku Utara tahun anggaran 2024, telah mengunakan aplikasi e-planning yang diintegrasikan dengan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kemendagri.

Untuk itu, menurutnya, penerapan aplikasi SIPD tersebut diharapkan dapat mewujudkan konsistensi dalam perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran karena didasari pada data dan informasi yang akurat, konsisten dan terintegrasi di dalam satu sistem. 

Mantan Bupati Halteng ini menambahkan, mengingat keterbatasan pendanaan yang ada. Maka penggunaan prinsip efisiensi dan efektifitas dalam merespon berbagai usulan program/kegiatan yang disampaikan Perangkat Daerah tetap harus dilakukan.

Selain itu, pembangunan daerah tahun 2024, disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat yang relevan dengan Tema Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024, yakni “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan,”ucapnya.

Dikatakan, Hal ini relevan dengan Rencana Kerja Pemerintah Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 untuk  Mewujudkan Penciptaan Daya Saing dan Kesejahteraan Secara Berkelanjutan.

Karenanya, prioritas pembangunan daerah tahun 2024 sebagai penjabaran dari Visi“Maluku Utara Sejahtera” dapat diuraikan sebagai berikut :

  1. Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Penanggulangn Kemiskinan;
  2. Memajukan Kebudayaan Daerah dan Memperkuat Harmoni Sosial;
  3. Memperkuat Infrastruktur Wilayah dan Menjamin Pelayanan dasar;
  4. Mengembangkan Wilayah dan Menjamin Pemerataan;
  5. Memperkuat Kualitas Transformasi Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi;
  6. Membangun Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana  dan;
  7. Mengakselerasi Reformasi Birokrasi dan Inovasi daerah,”beber Wagub.

Lebih jauh Wagub menjelaskan, proyeksi indikator makro pembangunan Provinsi Maluku Utara Tahun 2024, dapat dijelaskan bahwa, Indeks Pembangunan Manusia ditargetkan pada angka 70.11. Sedangkan tingkat kemiskinan ditargetkan sebesar 6.19 persen.

Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka ditargetkan sebesar 3,96 persen. Selanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 15,00 persen. 

“Pendapatan Perkapita ditargetkan sebesar 33.10 juta rupiah, dan Indeks Rasio Gini ditargetkan pada angka 0.278. Laju inflasi tahunan diperkirakan 2,25 persen,”tambahnya

Orang nomor dua di Pemprov Maluku Utara itu mengungkapkan, Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Tahun 2024, yang meliputi, ” Pendapatan, Belanja  dan Pembiayaan,”katanya.

Dijelaskan, pendapatan daerah untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara optimal, maka pendapatan daerah tahun anggaran 2024 dirancang sebesar Rp 3,748 Triliun lebih.

Disisi lain, lanjut Wagub, Belanja Daerah Kebijakan Belanja Daerah diarahkan untuk membiayai prioritas daerah serta program dan kegiatan yang akan dilaksanakan setiap Perangkat Daerah. Untuk Tahun Anggaran 2024, Belanja Daerah dirancang sebesar Rp 3,755 Triliun lebih, atau Defisit sebesar Rp 7 Miliar.

Wagub menyampaikan, Pembiayaan Daerah Kondisi umum Pembiayaan Daerah tahun 2024 terdiri atas Komponen Penerimaan Pembiayaan Daerah berupa SiLPA Tahun sebelumnya sebesar Rp 10 Miliar, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 3 Miliar, dan Pembiayaan Netto sebesar Rp 7 Miliar, serta SiLPA tahun berkenan sebesar Nol.

“Target Pendapatan dan Belanja Daerah dirancang dengan memperhatikan kondisi Keuangan negara dan kemampuan keuangan daerah yang diarahkan untuk membiayai program-program prioritas yang akan dilaksanakan oleh masing-masing Perangkat Daerah sebagai bentuk tindaklanjut dari upaya mewujudkan Visi Maluku Utara Sejatera dan 5 (lima) Misi Gubernur dan Wakil Gubernur,”pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL