Susilo Dwi Rahayu Mengharumkan Nama Kepulauan Sula di Kancah Nasional

 

Reporter: Nai Am

SANANA,AM. com-Salah satu guru mata pelajaran Kimia di SMK Negeri 7 Kepulauan Sula, Susilo Dwi Rahayu telah mengharumkan nama Kepulauan Sula di kancah Nasional. Di mana, Dwi keluar sebagai juara III dalam Kompetisi Video Mengajar APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara), yang diselenggarakan di Jakarta, Bogor, dan Tangerang Selatan sejak Sabtu, tanggal 5 November sampai tanggal 10 November 2022.

Kompetisi Video Mengajar APBN 2022 merupakan kompetisi yang diadakan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu) kepada para guru SMA/SMK/MA/Sederajat.

Kompetisi ini bertujuan untuk menampung kreativitas serta hobi membuat video/vlog pembelajaran di sekolah dengan tema,” Melindungi Rakyat, Membangun Negeri”. Kemudian mendaftar melalui platform yang disediakan panitia dengan menyertakan nama, asal sekolah, nomor kontak/nomor telepon, email, judul video, dan link video yang dilombakan.

Diketahui, pada tanggal, 29 Oktober sampai 1 November 2022. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan telah melakukan proses gualty contra terhadap 193 hasil karya peserta berupa video mengajar APBN yang telah terkumpul antara tanggal 21 September sampai dengan 28 Oktober 2022. Dari hasil penjurian tersebut, telah terpilih 10 (sepuluh) karya terbaik dan salah satunya, yaitu Susilo Dwi Rahayu yang juga satu-satunya peserta dari Maluku Utara.

Susilo Dwi Rahayu menceritakan, alasan ia mengikuti kegiatan kompetisi ini lantaran menyukai tantangan, dan juga ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang APBN.

“Saya ingin ikut, karena seperti mendapat tantangan membuat video pembelajaran yang bukan tentang mata pelajaran yang saya ampu, tetapi APBN itu penting untuk diketahui semua masyarakat. Supaya mereka paham bisa mengawasi dan bisa melaporkan kalau mendapatkan yang tidak sesuai, karena sebenarnya APBN itu adalah uang rakyat,” katanya kepada aspirasimalut.com ketika diwawancarai via WhatsApp. Jumat, (11/11/2022).

Dwi Rahayu menilai, kegiatan ini membuat semakin banyak kaum muda yang paham APBN dan fungsinya untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia mengaku, sangat senang setelah mengetahui dirinya masuk 10 besar. “Begitu tahu masuk 10 besar, senang sekali. Tidak menyangka, kalau karya tersebut bisa menjadi finalis,” ucapnya.

Perempuan Alumni Magister Universitas Negeri Yogyakarta itu berharap kepada generasi muda, khususnya generasi muda Sula agar harus mengerti tentang APBN.

“Generasi muda harus mengerti tentang APBN, agar bisa memahami kebijakan Pemerintah, sudah strategis dan efektif atau belum. Supaya bisa ikut mengawasi penggunaan APBN untuk kesejahteraan masyarakat, imbuhnya. (Am)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA