Pemerintah Kota Bakal Renovasi Pantai Falajawa, Penataannya Seperti Ini

Reporter : Dirman Umanailo

TERNATE, AM.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate telah mengalokasikan anggaran untuk penataan atau renovasi Pantai Falajawa di Kelurahan Muhajirin, Ternate Tengah. Pentaan ini mulai dari Jembatan Residen hingga Pojok I Love Ternate.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly menjelaskan, implementasi dari visi Wali Kota yang mengedepankan 14 program prioritas, salah satunya pentaaan ruang publik.

“Maka Tahun 2023 Pemkot megalokasikan anggaran untuk renovasi Pantai Falajawa,” kata Rizal pada Rabu (26/10/2022).

Ia mengatakan, Pantai Falajawa selama ini sudah menjadi salah satu spot dan ramai di kunjungi masyarakat untuk melakukan aktivitas renang, karena tempatnya strategis.

“Jadi mulai dari jembatan residen sampai ke pojok I Love Ternate akan kita tata di tahun 2023,” ucapnya.

Ia menuturkan, penataan Pantai Falajawa mengacu pada desain yang representatif agar warga tetap bisa melakukan aktivitas renang.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata itu menyampaikan, penataan akan dimulai dengan memperbaiki struktur beton atau talud penahan ombak. Sebab, talud penahan ombak sudah mulai rusak. Kemudian, dilanjutkan dengan penataan di bagian taman pantai.

“Taman yang ada di lokasi pantai falajawa ini akan kita bongkar, lalu kita tata kembali dengan konsep yang memberi open space atau ruang yang lebih luas.”

“Kemudian nanti akan disediakan fasilitasi seperti tempat duduk yang di dukung dengan lampu lampu dekoratif untuk menghiasi pantai,” sambungnya.

Rizal menyebutkan, Bappelitbangda sudah merumuskan anggaran untuk penataan Pantai Falajawa, dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ternate Tahun 2023 sebesar Rp 2,5 Miliar. Itu artinya, sudah ada alokasi anggaran pada APBD induk untuk penataan pantai Falajawa.

“Jadi anggaran itu akan tertuang dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2023 yang akan disampaikan oleh Pak Wali Kota ke DPRD pekan depan,” ujarnya.

Kata Rizal, anggaran untuk penataan Pantai Falajawa ini sudah diploting ke OPD teknis. Karena Bappelitangda hanya dalam konteks merumuskan sebuah kebijakan perencanaan.

Namun konsep penataan pantai ini, Rizal menyebutkan, akan dibuat lebih inklusif untuk semua orang. Bahkan akan disediakan tempat untuk para disabilitas.

“Nanti akan disediakan juga fasilitas renang. Sehingga masyarakat pada saat berenang bisa lebih safety dan aman. Selain itu, akan didesain tempat terpisah antara perempuan dan laki-laki saat akses turun ke laut dan naik ke darat,” terangnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA