Antrian Panjang Kembali Terjadi, Satgas BBM akan Panggil Pihak SPBU

 

Reporter: Nai Am

SANANA,AM.com-Antrian panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali terjadi di Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Desa Mangon, Kecamatan Sanana. Menurut Tim Satuan Tugas (Satgas) BBM Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), antrian panjang tersebut, bukan karena stok BBM yang terbatas, melainkan manajemen SPBU yang kurang baik, dan tidak tersedianya mesin genset.

Hal itu, dibenarkan oleh Sekretaris Tim Satgas BBM, Mardiana Umanailo kepada aspirasimalut.com. Sabtu, (22/10/2022).

“Kemarin, saya mau menyampaikan dan menanyakan masalah ini kepada pihak SPBU secara langsung. Saya sudah konsentrasi dengan masalah manajemen SPBU yang kurang baik, tetapi tidak bertemu dengan pihak SPBU dan jajaran pengurus pada saat Sidak kemarin. Bahkan saya menelpon admin SPBU berulang-ulang, namun tetap saja tidak angkat,” ungkapnya kesal.

Mardiana yang juga sebagai Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Sumber Daya Manusia itu menyebutkan, kejadian sehari setelah Sidak, pelayanan tambah parah terkait kuota minyak yang tidak terpenuhi 10 ton per hari. Dan lebih para lagi, tidak tersedianya genset untuk pelayanan saat mati lampu.

“Untuk itu, rencananya jajaran direksi SPBU mau dipanggil untuk bisa memberi penjelasan terkait masalah yang ada,” jelasnya.

Tim Satgas BBM) pun meminta pihak SPBU menyediakan genset dan segera memperbaiki manajemen SPBU, sehingga tidak terjadi antrean panjang yang dapat menyusahkan masyarakat.

“Selaku Tim Satgas BBM Kepulauan Sula, saya meminta kepada Pengelola SPBU untuk menyediakan mesin genset dan memperbaiki manajemen SPBU. Sehingga masalah antrian panjang yang kesannya menyusahkan masyarakat akhir-akhir ini, segera diatasi dan diselesaikan secara bersama,” imbuhnya.

Terpisah admin SPBU, Sahbudin A. Latif saat dikonfirmasi menyatakan, akan menyampaikan masalah menajemen ke manager SPBU.

“Terkait manajemen, nanti saya konfirmasi ke Pengelolah/manager, soalnya saya sementara cuti. Jadi, tidak tahu pasti ada kendala apa. Tetapi mengenai genset, kemarin kami coba kasi hidup, tetapi masih terkendala di kruk as. Jadi, kami ada pesan spepart di Surabaya. Insya Allah kalau spepart sudah ada, mesin genset sudah bisa aktif lagi,” jelasnya mengakhiri.

Terpisah Pengelola SPBU, Hj. Fatimah saat dihubungi via WhatsApp menyampaikan, “nanti sebentar baru saya ada waktu, biar saya jelaskan,” pungkasnya. (Am)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA