Jakarta Dukung Pembangunan RSUD Kota Ternate

JAKARTA.AM.com – Niat Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman untuk memiliki rumah sakit representatif di Kota Ternate mendapatkan dukungan dari sejumlah lembaga tinggi negara di Jakarta, saat melakukan audiensi dengan sejumlah kementerian dan lembaga di Kantor Bersama PT. PII di Capitol Place Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Kementerian dan lembaga yang melakukan audiensi dengan Wali Kota Ternate beserta rombongan adalah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenmarves), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Penjaminan Infrastruktur Indonesia sebagai lembaga satu satunya yang ditunjuk Kementerian Keuangan untuk menilai dan memberikan jaminan pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ternate berhasil memaparkan visi pembangunan RSUD Kota Ternate di hadapan kementerian dan lembaga.

“Pembangunan RSUD Kota Ternate, meski bukan sebagai ibukota Provinsi tetapi saat ini aktifitas ekonomi maupun aktifitas instansi vertikal juga berada di Ternate, Ternate juga merupakan tempat hidup 200 ribu jiwa,” ungkap orang nomor satu di Kota Ternate ini.

Menurutnya, selama ini di Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya belum memiliki rumah sakit yang representatif, untuk menjadi rujukan bagi pasien sehingga selalu dirujuk ke luar daerah seperti ke Sulawesi atau Jawa.

“Ini tentu sangat merugikan bagi masyarakat kami yang dari segi pelayanan tidak didapatkan dari dalam daerah sehingga harus keluar yang menyebabkan penyakit tidak dapat segera tertangani dan pengeluaran yang jelas lebih besar,” bebernya.

Mantan Sekda dua periode ini menjelaskan, dengan adanya skema pembiayaan pembangunan Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU) dengan metode syariah, merupakan solusi yang tengah dihadapinya untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Ternate dan Maluku Utara.

“Pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab pemerintah sehingga kita berkewajiban untuk menghadirkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Hal ini mendapat respon baik dari kementrian dan lembaga serta pihak swasta untuk membangun rumah sakit Kota Ternate. Diketahui skema KPDBU rencananya akan membangun rumah sakit dalam kurun waktu dua tahun dan pengembalian uang akan dilakukan setelah rumah sakit itu beroperasi.

Wali Kota Ternate  didampingi Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Rizal Marsaoly, Kabag Kerjasama, M. Chairul Moch Arief Saleh dan Menager Bussnis and Development PT. Wika Gedung, Haekal Saleh Batati dan tim rancangan pembangunan RSUD Kota Ternate .

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA