Terciduk !!! 3 Media “Perampok” Anggaran Rp 790 Juta di Disarpus Malut Bongkar Box Redaksi

Reporter: Risno Ong Rasai

SOFIFI,AM.com – Setelah pola “merampok” anggaran media online sebesar Rp 790 juta di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Maluku Utara terbongkar, terjadi perubahan drastis para porsenil di box redaksi 3 media yang diduga kuat didalangi Kadis Arpus Malut, Mulyadi Tutupoho.

Hal itu terlihat dari hilangnya  nama-nama yang mengisi box redaksi versi awal di 3 media “Ghoib” tersebut yakni di jelinews.com, ngofi.com dan salawaku.id yang digantikan dengan nama baru.

BACA JUGA: Rp 790 Juta Anggaran Media “Dirampok” Kadis Arpus Malut 

Diketahui, Mulyadi secara langsung mengajak Muhammad Supardi S. Tiakoly dan Dirman Umanailo terlibat di dalam media yang dibentuknya, meskipun mereka mengaku tak diberikan peran sama sekali dalam kerja keredaksian, selain hanya namanya saja yang dipajang di box redaksi.

Screenshot box redaksi versi awal sallawaku.id

Setelah melewati proses pencarian tahap pertama, salah satu dari dua nama itu mengaku diberikan dana Rp 5 juta rupiah oleh Mulyadi Tutupoho. Dan yang lainnya tidak menerima uang sama sekali hanya diminati KTP oleh Mulyadi.

“Waktu itu saya di Ambon Pak Kadis telpon untuk minta KTP,” ungkapnya.

Namun setelah prakteknya mulai terendus, Mulyadi meresponnya dengan perubahan pada box redaksi dengan menganti seluruh punggawanya.

Screenshot box redaksi versi terbaru.

Namun parahnya, nama yang dipajang sebagai Pimpinan Redaksi Farizal Magrib saat dihubungi via WA menampik keterlibatannya.

“Beta seng mangarti.. Beta di Seputar Malut ni dan iseng2 di cerminmalut.com.. Bagiamana mau gabung dgb qta atau qta gabung dgb adik ganteng,” petikan WA Farizal.

Aspirasimalut.com juga melakukan penelusuran terhadap nama PT. Puncak Permata Grup yang menaungi 3 media tersebut, melalui Ditjen AHU Kementerian Hukum dan HAM RI.

Screenshot hasil penelusuran di laman Ditjen AHU Kementerian Hukum dan HAM.

Ditemukan nama dan nomor notaris yang setelah dihubungi rupanya PT tersebut dibuat atas orderan satu oknum wartawan yang dikenal sangat dekat dengan Mulyadi Tutupoho.

Hingga saat ini Mulyadi tidak membantah atau memberikan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam 3 media tersebut, dia justru memberikan respon pada salah satu punggawa aspirasimalut.com via WA.

“Ya ya menarik”,.”Atur saja” singkatnya.

 

 

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA