Kadispen Taliabu Acuhkan Para Guru

Reporter: Slamet

BOBONG,AM.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadispen) Taliabu, Citra Puspitasari Mus mengacuhkan para guru saat melakukan aksi  menuntut pembayaran Tunjangan Pertambahan Penghasilan (TPP).

Sesuai dengan pantauan media, dari kemarin (7/6/2022) sampai hari ini, Kadis pendidikan tidak pernah hadir untuk berdialog dengan para guru yang sudah melakukan aksi selama dua hari.

Tuntutan para guru adalah pembayaran TPP yang sejak tahun 2021 hingga 2022, yang belum disalurkan kepada PNS guru se-kabupaten Pulau Taliabu.

“Hal ini menunjukan bahwa kepala dispen Pultab, Citra Puspitasari Mus tidak memperhatikan hak-hak guru di daerah ini,” kata Lisman selaku koordinator aksi.

Menurutnya, meski dalam aksi unjuk rasa dari kemarin sampai hari ini, mereka hanya sempat hearing, setelah dilayani oleh salah satu kepala bidang Dispen dan pihak BKD, namun hal tersebut belum menjawab apa yang menjadi tuntutan aksi.

“Tadi kami sempat hearing dengan pihak Dinas Pendidikan dan BKD yang dimediasi oleh pihak Kepolisian dan intel TNI. Ada penyampaian bahwa soal TPP, pihak dinas katanya akan segera mengurus ke Bagian Keuangan secepatnya namun sampai saat ini belum ada kejelasan,” ungkap Lisman.

“Nah, keberadaan kami sampai hari ini, hanya ingin memastikan, apa yang disampaikan oleh Dispen dan BKD bahwa masalah TPP ini sudah sampai di keuangan, kita baru akan bergeser”, tegasnya

Terpisah, Sub Bagian Keuangan dan Penyusunan Program, Muhamad Natsir Rery tidak menafikan kalau pembayaran TPP belum terbayar sampai saat ini.

“Itu terjadi, karena tahun kemarin kas daerah mengalami keterbatasan anggaran dan untuk TPP yang belum terbayarkan masih 4 bulan,” ungkap Natsir

Lanjutnya, bahwa untuk persoalan TPP yang belum terbayar, sudah masukan dalam daftar dan tahun 2022 akan diselesaikan.

Ditanyakan soal kapan kepastian pembayaran TPP ASN. Sub bagian keuangan dan Penyusunan Program belum bisa memastikan kapan akan dibayarkan.

Namun katanya akan segara dibayarkan, karena sudah melakukan pengajuan untuk pembayaran.

“Ya segera kita bayarkan. Sekarang sudah kita ajukan ke bagian keuangan jadi tinggal menunggu,” ucapnya.

Natsir Rery, juga memastikan anggaran sudah tersedia untuk pembayaran TPP, terlebih sekarang ini tahun anggaran baru.

“Ya pasti anggarannya sudah ada. Apalagi ini tahun anggaran baru, ya adalah, tidak mungkin tidak ada anggaran,” singkatnya.

Menjadi koordinator lapangan, Lisman juga menegaskan bahwa, massa aksi akan terus mengawal tuntutan yang sudah disampaikan hingga akan menduduki kantor keuangan sampai hak para tenaga pendidik berupa TPP benar benar disalurkan.

Bagi guru, kesejahteraan merupakan hal yang sangat penting, dikarenakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam proses belajar mengajar dengan kesejahteraan yang memadai sangat diharapkan oleh banyak guru.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan belum memberikan keterangan atas ketidakhadirannya menemui masa aksi yang menuntut pembayaran TPP.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA