spot_imgspot_img

Wali Kota Paparkan Kondisi Faktual di Musrenbang Provinsi Maluku Utara

Reporter : Dirman Umanailo

TERNATE, AM.com – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman memaparkan tentang arah kebijakan pembangunan Kota Ternate Tahun Anggaran 2023 dalam forum lintas perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan dengan tema “Mengakselerasi Transformasi Struktural untuk Kemandirian dan Daya Saing” ini dilaksanakan di Sahid Bela Ternate pada Senin (18/4/2022).

Dihadapan pejabat Provinsi Maluku Utara, Wali Kota menyampaikan, pemerintah terus berupaya menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional, serta menciptakan tata kelola Pemerintahan yang ekstraktif dan responsif.

Begitu juga dengan, peningkatan Daerah dalam penyediaan pelayanan publik yang berkualitas, dan menumbuh kembangkan kelembagaan sosial dalam bingkai 7 nilai dasar kebudayaan Ternate (Kie se Gam Magogugu Matiti Tomdi).

“Setiap Warga memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam berekonomi. Setiap Warga Masyarakat memiliki kedudukan yang sama dalam memperoleh pelayanan sarana prasarana perkotaan,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota mengatakan, daerah tetap melindungi Masyarakat yang kurang mampu, dan Daerah memberikan ruang untuk tumbuh dan berkembangnya Budaya Masyarakat dengan memperhatikan sistem nilai dan norma sosial.

Selain itu, Wali Kota juga memaparkan isu strategis di Tahun 2023, yakni; Pertumbuhan antar kawasan yang tidak seimbang atau masih adanya keterisolasian wilayah kepulauan dan konsentrasi sentra perdagangan hanya dipusat Kota. Pertumbuhan Ekonomi Yang Belum Berkualitas. Menurunnya daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Sedangkan kondisi faktual Kota Ternate yang disampaikan Wali Kota terdapat lima poin diantaranya, penanganan sampah Perkotaan. Penanganan air bersih bagi warga Kota. Penanganan infrastruktur perkotaan, pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, dan Optimalisasi PAD berbasis digital.

Dikesempatan itu, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menambahkan, pelaksanaan forum dan Musrenbang Provinsi Maluku Utara, guna melakukan kerjasama untuk sinergikan semua usulan dan program kegiatan di 10 Kabupaten/Kota di Tahun 2023.

“Olehnya itu, kegadiran Wali Kota untuk mendorong program dan kegiatan di Pemerinta Provinsi, agar bisa diakomodir,” ucap Rizal.

Rizal menuturkan, ada lima isu dalam pemaparan Wali Kota yakni, sampah, air bersih, penguatan UMKM, pengelolaan pendapatan berbasis digital, dan infrastruktur perkotaan.

“Maka saya berharap proses sinergitas ini jangan sebatas itu tetapi yang dibutuhkan adalah implementasi, sejauhmana Bappeda Provinsi bisa merespon apa yang menjadi urgensi di 10 Kabupaten/Kota, dan jangan dijadikan ajang serimoni, harus melihat apa yang dibutuhkan Ternate di Tahun 2023,” pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL