Ustad Pesantren Al-Kamaliyah Desa Jere Minta Bupati Ganti Kabag Kesra Sula

Reporter: Nai Am

SANANA,AM.com-Ustad Pesantren Al-Kamaliyah Desa Jere, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Munawar Sillia meminta Bupati Kepsul, Fifian Adeningsi Mus ganti Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kepsul, Idham Umamit.

Pasalnya, Ustad menilai, Idham tidak memberikan pelayanan yang baik terhadap kontingen atau khafilah yang merupakan peserta perwakilan dari Kabupaten Kepulauan Sula yang mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Maluku Utara di Kabupaten Morotai yang dilaksanakan baru-baru ini.

“Kami dari pihak pesantren merasa bahwa dia tidak berhasil atau gagal dalam pelayanan kontingen MTQ di Morotai. Bila tidak tahu dalam urusan pelayanan, seharusnya banyak bertanya, bukan seolah-olah tidak peduli,” ungkap Ustad saat berbincang dengan awak media. Rabu, (6/4/2022).

Menurut Ustad, dalam persoalan STQ (Seleksi Tilawatil Qur’an) maupun MTQ, Kesra harus libatkan Kementrian Agama (Kemenag).

Ini urusan agama, harusnya perlu libatkan Kemenag, tetapi Kesra Kepulauan Sula tidak libatkan Kemenag. Semenjak Kesra dari Bupati Pertama, baru kali ini Kesra dengan prestasi pelayanan paling terburuk.

“Semua pelayanan buruk, mulai dari seragam, makan minum peserta yang tidak teratur selama di lokasi, dan juga kesiapan STQ yang semestinya jauh hari sudah dilaksanakan, namun semua itu jauh dari harapan kita semua,” keluhnya.

Ustad Munawar yang juga Imam Mesjid Agung Al-Istiqomah Kepulauan Sula itu meminta kepada Bupati agar ganti Kabag Kesra Kepulauan Sula. Sebab kata Ustad, jika tidak diganti, tentunya akan memberikan dampak terburuk terhadap STQ 2023 dan MTQ 2024 yang akan datang.

“Saya minta, Bupati ganti Kabag Kesra. Jadi, kalau tidak diganti, maka tentunya akan berpengaruh terhadap perkembangan pelayanan STQ di tahun 2023 dan MTQ di tahun 2024 yang akan datang,” pintanya.

Sementara, Idham Umamit saat dikonfirmasi aspirasimalut.com pada (23/3/2022) via WhatsApp lalu mengaku tidak ada masalah, yang ada hanya masalah kameja yang tidak sesuai ukuran.

“Tak ada masalah yang ada cuma dia (Ustad. Munawar Sillia) pung kameja batik basar saja kong dia tulis status itu,” imbuhnya.

Sekedar informasi, sebelumnya Ustad sempat menulis status di dinding Facebook dengan caption “Kesra Sula Parah. Kegiatan MTQ tingkat Provinsi, kontingen Kabupaten Kepulauan Sula terbengkalai,”. (Am)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA