Deprov Setujui 9 Proyek Multiyears Usulan Pemprov

SOFIFI,AM.com – Pimpinan DPRD Provinsi sudah setujui  9 paket kegiatan dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) tahun ini diperpanjang sesuai ksepakatan Pemrov Malut dengan pimpinan DPRD melalui rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beberapa waktu lalu.

Pasalnya, penambahan waktu perpanjangan masa pelaksanaan
Ini melalui permohonan gubernur ke PT SMI, karena masa pelaksanaan sudah berakhir 18 Oktober 2021 tahap satu.

Dimana pekerjaan di lapangan sistemnya multiyears sehingga memang tahap satu telah berakhir sedangkan pekerjaan masih membutuhkan perpanjangan waktu, karena itu gubernur bermohon ke PT. SMI untuk perpanjangan masa penarikan sampai tanggal 10 Mei 2022.

Setelah mendapat rekomendasi dari komisi III maka pimpinan DPRD kemudian melakukan rapat dengan pihak eksekutif dihadiri Sekprov, Kepala BPKAD, Kepala dinas PUPR.

“Mereka menjelaskan secara detail terkait itu sehingga harus ada perpanjangan waktu proyek multiyeara,” jelas wakil ketua DPRD M Rahmi Husen.

Dia menegaskan, prinsipnya pimpinan DPRD menyetujui akan tetapi surat persetujuan sudah diserahkan atau belum.

“Tapi pada saat rapat kita sudah putuskan karena itu sangat strategis dan penting untuk pembangunan di Maluku Utara,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, 9 paket kegiatan multieyars yang akan dibayar dari total proyek yang bersumber dari pinjaman PT SMI untuk pembangunan jalan dan jembatan senilai Rp 350 miliar, yakni dua kegiatan multiyeras anggaran pinjaman PT SMI yang belum jalan di tahun 2021 juga telah disetujui untuk jalan tahun ini.

Dengan rincian.

Proyek pekerjaan Jalan Wayatim – Wayaua dengan nilai proyek sebesar Rp 35.495.000.000.

Peningkatan ruas jalan dan jembatan matuting-ranga- ranga dengan nilai proyek sebesar Rp 62.610.000.000.

Sementara itu 7 paket kegiatan yang jalan tahun 2021 kemudian sudah ada persetujuan dari PT SMI DPRD Provinsi diperpanjang dan jalan di tahun 2022 yakni:

  1. Jalan dan Jembatan Saketa – Dahepodo dengan nilai proyek sebesar Rp 51.900.000.000.
  2. Jalan dan Jembatan Payahe – Dahepodo (Hotmix) dengan nilai proyek sebesar Rp 46.700.000.000.
  3. Jalan dan Jembatan Ibu – Kedi (sirtu) dengan nilai proyek sebesar Rp 67.545.000.000.
  4. Jalan Tolabit – Toliwang – Kao (Hotmix) dengan nilai proyek sebesar Rp 22.100.000.000.
  5. Jalan dan Jembatan Malbufa – Wai Ina dengan nilai proyek sebesar Rp 23.650.000.000.
  6. Jembatan Kali Oba II (Lanjutan) dengan nilai proyek sebesar Rp 25.000.000.000.
  7. Jalan Bahar Andili (Segmen Sofifi – Akekolano) dengan nilai proyek sebesar Rp 15.000.000.000. (0n9)
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA