Bupati Morotai Kembali Penjarakan Masyarakat

Reporter: Maulud Rasai

MOROTAI,AM.com – Setelah salah satu pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pulau Morotai yakni Kasim Bungan di Penjarakan. Kini Bupati Pulau Morotai Benny Laos kembali memenjarakan salah satu tokoh muda Morotai asal Desa Gotalamo Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) yakni Saiful Paturo.

Saiful dilaporkan oleh oleh Bupati Pulau Morotai terkait statusnya di Facebook, yang menyerang Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Benni Laos

Berdasarkan data yang dihimpun media ini dari Kejaksaan Negeri Pulau Morotai bahwa, Saiful Paturo dilaporkan oleh Bupati karena statusnya di media sosial soal Bupati Morotai kembali mengungkit kasus penistaan agama beberapa tahun lalu.

Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 06 Juni 2020, bertempat di Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai, terdakwa Saiful Paturo menulis dan memposting tulisan di status akun facebook milik Saiful Paturo yang ditujukan kepada Bupati Pulau Morotai saksi Benny Laos dengan kalimat ADA YANG KETAKUTAN_ Saya mencium aroma kejahatan politik yang dilakukan Bupati Pulau Morotai. Terbukti dia mencoba melakukan tekanan politik melalui jalur Hukum dengan mengungkit kembali kasus Penistaan Agama (PENGERUSAKAN MABES) seminggu belakangan, pihak Kepolisian diperintahkan untuk melakukan rekonstruksi ulang soal pengerusakan mabes, dan nama-nama para aktor dan demonstrasi akan dipanggil ulang dalam kasus pengeruskan tersebut.

“ini berkaitan dengan GERAKAN RAKYAT yang nanti-Nya dibangun dalam waktu dekat,” tulis Saiful dalam akun media sosialnya yang diteruskan oleh Kejari Pulau Morotai, Sobeng Suradal, Kamis (17/03/2022).

Tidak hanya itu, dalam status itu juga Saiful menegaskan “SAYA MAU BILANG: Pak Bupati yang terhormat, perkara kasus penistaan agama telah selesai dan kami ikhlas menerima dengan lapang dada. Anda jangan mencoba-coba membangkitkan semangat aqidah kami yang telah disakiti beberapa tahun silam. Kami paham apa tujuan dari semua ini. Tapi sayang, anda telah salah mengambil keputusan tersebut. STOP : Soal aqidah bukan permainan politik. “HATI-HATI” dan jangan ungkit-ungkit soal ini. _KURANG AJAR_” tulis tulisnya.

Terkait dengan hal tersebut, Kasie Humas Polres Morotai Bripka Sibli Siruang, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Saiful Paturo telah ditahan di Mako Polres Morotai. Hanya saja, soal masalah penahanan itu dikonfirmasi langsung ke pihak kejaksaan lantaran status Saiful itu menjadi tahanan jaksa.

“Iya, Saiful sudah ditahan di Polres Morotai, tapi terkait kasusnya itu dikonfirmasi ke pihak kejaksaan, karena kasus Saiful itu sudah tahap II, saya tidak bisa memberikan komentar lebih, karena ini sudah di ranah jaksa,” katanya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pulau Morotai Sobeng Suradal, ketika dikonfirmasi melalui Via Telephone membenarkan bahwa Saiful Paturo ditahan terkait kasus pencemaran nama baik di Facebook.

“Pencemaran nama baik lewat Facebook, yang kalimatnya itu tangkap Bupati dan istrinya,” katanya.

Ditanya apakah kasus tersebut dilaporkan oleh Bupati Morotai Benny Laos sendiri. Sobeng mengaku benar adanya bahwa kasus tersebut dilaporkan oleh Bupati Benny Laos.

“Iya, iya betul,” ungkapya. (lud)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA