spot_imgspot_img

Apresiasi Program PTSL, Gubernur Harap Kedatangan Menteri ATR di Maluku Utara

TERNATE, AM.com – Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba mengapresiasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Bahkan melalui sambutan  gubernur mengharapkan kedatangan kembali Menteri   Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN), Sofyan A. Djalil di Maluku Utara.

Permintaan ini disampaikan gubernur disela-sela sambutannya saat penyerahan sertifikat secara langsung bersamaan dengan Prvinsi Maluku, Provinsi Bengkulu dan Maluku Utara yang disaksikan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil melalui virtual yang berlangsung di Grand Sahid Hotel, Senin (13/12/2021).

“Saya mendukung program di Maluku Utara meskipun program di Maluku Utara ini terkendala antara lain faktor alam infrastruktur yang belum memadai,”ujar gubernur, KH Abdul Gani Kasuba.

Gubernur mengungkapkan program pensertifikatakan di Maluku Utara sering terkendala antara lain, Maluku Utara daera kepulauan  gelombang yang tinggi fasilitas internet yang terbatas namun kepala  Kantor wilayah BPN dan seluruh jajaran berusaha meaksanakan semaksimal mungkin sebagai sumbangsi berharga bagi rakyat Maluku Utara.

Penyerahan sertifikat kepada masyarakat yang ada di wilayah provinsi Maluku Utara yang diwakili oleh 100 orang dengan adanya sertifikat ini tanah masyarakat tentunya statusnya sudah jelas sehingga bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang ingin membuka usaha guna meningkatkan kesejahteran rakyat.

Mengakhiri sambutannya gubernur menyampaikan ucapan terima kasih atas nama rakat maluku utara dan apresiasi kepada menteri  ATR dan seluruh jajarannya khususnya di Maluku Utara untuk dapat  bersinergi dan saling mendukung demi kesjahteraan rakyat.

“Terimah kasih pak menteri kami mengharapkan kehadiran pak menteri kembali  di Maluku Utara, Isnsya Allah,”harapnya.

Sebelumnya, Kepala  Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian ATR/BPN Maluku Utara, Abdul Aziz dalam sambutannya mengatakan, untuk wilayah Provinsi Maluku Utara berdasarkan data di Kanwil Kementerian ATR/BPN Maluku Utara tercatat seluas 3.051.257 hektar dari angka ini sebagai besar merupakan kawasan laut dan kawasan hutan dengan jumlah tersebut bidang tanah ada sebanyak 725.995 bidang.

Menurutnya, dengan jumlah tersebut adapun bidang tanah yang terdaftar di Kanwil Kementerian ATR/BPN Malut sebanyak 486.886 bidang atau sebesar 67,06 persen dan bidang tanah yang belum terdaftar sebanyak 239.129 bidang atau sebesar 32,44 persen.

“Menang di Maluku Utara sampai sekarang ada sebanyak 239.129 bidang tanah yang belum terdaftar berdasarkan data di Kanwil Kementerian ATR/BPN Malut,” ungkap Abdul Aziz dalam laporan kemarin.

Dia juga mengaku, dengan jumlah bidang tanah ini nanti akan ada target pada tahun 2025 nanti semua bidang tanah di Maluku Utara harus terdaftar lengkap dan terpetakan setiap tahunnya harus diselesaikan sebanyak ± 59.782 bidang.

“Olehnya itu kita berharap akan ada kerja sama dan sinergitas pemerintah Provinsi dan Kabupaten kota beserta jajarannya untuk bersama mensukseskan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) agar target yang diberikan bisa tercapai dan semua bidang tanah di Maluku Utara bisa terdaftarkan dan ada sertifikatnya,”tutupnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL