Gegara Gelombang Laut Pasang, Ratusan Warga Ternate Dievakuasi

Reporter : Dirman Umanailo

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman Saat Pantau Langsung Warga Terdampak / Doto : Edo Hoku

TERNATE, AM.com – Pesisir Pulau Ternate, mengalami bencana gelombang laut pasang (air pasang) yang mengakibatkan banjir Rob di beberapa kawasan pesisir pantai, dan puluhan rumah warga terendam air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate mencatat terdapat 375 warga terpaksa dievakuasi ke rumah tetangga dan Sekolah. Hal ini juga dipantau langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman di Kelurahan yang terdampak air pasang.

Kepala BPBD Kota Ternate, M Arif Gani mengatakan, dampak dari gelombang laut pasang (air pasang) membuat warga Ternate dikagetkan dengan gelombang tinggi dibeberapa kelurahan, yakni Kelurahan Sangaji, Salero, Kota Baru, Tobololo, Sulamadaha, Afe Taduma dan kelurahan Rua.

Dia menjelaskan, rumah yang terkena dampak berada di Kelurahan Sangaji. Kota Baru, terjadi kerusakan di pelabuhan speed boat dan kios. Sementara di kelurahan Tobololo, talud penahan ombak patah kurang lebih 50 Meter. Sedangkan di kelurahan Sulamadaha, terjadi air pasang hingga di destinasi wisata, tetapi tidak merusak fasilitas.

Kemudian, di pesisir pantai Takome dan Taduma air naik dan masuk ke rumah warga, sehingga warga dievakuasi ke SD Taduma.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman Saat Pantau Pesisir Pantai Sulamadaha dan Destinasi Wisata / Foto : Edo Hoku

“Kalau di kelurahan Rua terdapat dua rumah warga yang terkena dampak air pasang ini, dan sudah dievakuasi,”ujar Arif.

Kata dia, BPBD sudah mengidentifikasi dan mengevakuasi terhadap warga masyarakat yang terdampak di Sangaji tercatat 100 Jiwa, Salero 20 Jiwa, Kotabaru 80 Jiwa, Taduma 175 Jiwa atau 35 Kepala Keluarga (KK).

Dia menuturkan, jika satu pekan kedepan cuaca sudah membaik baru dikembalikan ke rumah masing – masing. Untuk bantuan ke warga, lanjut dia, sudah didistribusikan di tempat pengungsian seperti makanan cepat saji, makanan anak, tikar, dan selimut.

Warga Sangaji kita evakuasi ke rumah tetangga, sedangkan warga Taduma di SD Taduma,” terangnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA