Pembahasan Dokumen KUA-PPAS, Ketua DPRD Geram Sikap Tim TAPD

Reporter: Maulud Rasai

MOROTAI,AM.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Morotai, Rusminto Pawane geram dengan sikap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pulau Morotai.

Pasalnya, Rapat Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 oleh Tim TAPD dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD itu berakhir di pending lantaran dokumen yang diajukan dinilai belum lengkap.

“Penyusunan KUA-PPAS RAPBD itu harus mengacu pada dokumen mana dan siapa yang menyusunnya, sehingga kita tau alasan-alasan perubahannya. Kalau TAPD tidak tau, lalu kapan KUA-PPAS ini akan selesai dibahas,” kata Rusminto dengan tegas di hadapan Tim TAPD saat rapat bersama di Aula Gedung DPRD Morotai, Rabu (17/11).

Rusminto juga menyentil soal penyususan RAPBD yang belum selesai dibahas, namun sudah dianggap final sampai pada tahapan penginputan.

“Masa belum final sudah diinput datanya. Ini sapa yang buat, Jangan-jangan pak Sekda sebagai Ketua TAPD tidak dilibatkan dalam penyusunan RAPBD ini. Kami minta penjelasan rekan-rekan dan ketua TAPD,” sesalnya.

Hal senada juga disampaikan, Irwan Soleman juga selaku Tim Banggar DPRD mengatakan, bahwa Penuntutan kekuasaan terhadap Lemabaga Eksekutif yang diatur undang-undang. Itu harus dijalankan.

“TAPD Morotai harusnya bersama-sama DPRD membaca anggaran, sehingga kita bisa mengetahui rencana penggunaan anggaran. Fungsi kontroling DPRD yaitu mengawasi pengerjaan Pemerintah daerah sedangkan saat ini anggaran di DPRD sudah Banyak yang di pangkas,” ucapnya.

Menurutnya, harus ada keseimbangan program eksekutif dan Legislatif jangan hanya program eksekutif saja namun legislatif diabaikan.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai yang juga selaku ketua tim TAPD, Andarias Thomas, ketika dikonfimasi awak media terkait dengan dokume KUA-PPAS dan RAPBD membenarkan jika RAPBD itu sudah jalan karena mengingat waktu.

“Itu benar, kita berdasarkan waktu jadi RAPBD harus jalan juga, sementara ini KUA-PPAS masi dalam pembahasan, hanya saja kita menunggu waktu,”akunya.

Bahakan, lanjut dia, tahapan yang dipakai berdasarkan waktu, ia pun mengaku RAPBD tahun 2022 ini bakal dilihat perkembangannya.

“Kan kita berdasarkan waktu, jadi torang juga punya dasar, kemungkinan perbub akan dipakai, saat ini masi dalam proses pembahasan KUA-PPAS,”katanya.

Untuk diketahui, rapat dimulai sekira pukul 14:00 yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Rusminto Pawane, didampingi Wakil Ketua I DPRD Judi R. E. Dadana, Dihadiri Sekertaris DPRD Nuryana Nabiu, dan sejumlah anggota DPRD yang masuk dalam Tim Banggar serta Tim TAPD, yakni Sekretaris Daerah, Andarias Thomas, Asisten II M. Umar Ali, Kaban Bappeda, Thamrin Fabanyo, Kepala Dinas Keuangan Suryani Antarani. (lud)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA