Warga Moya Dapat Trophy Proklim dari KLHK, Ini 8 Poin Komitmen Wali Kota Ternate

Reporter : Dirman Umanailo

Kasie Program dan Evaluasi Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan lahan wilaya Maluku-Papua, Franky D. J. Tutuarima memberikan Trophy Proklim kepada Wali Kota Ternate/Foto: Abubakar Aba Bachri

TERNATE, AM.com –  Masyarakat Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate mendapatkan Trophy Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim. Penyerahan ini, diterima langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman di Aula Kantor Wali Kota, Rabu (3/11/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Kasie Program dan Evaluasi Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan wilayah Maluku-Papua, Franky D. J. Tutuarima, Kepala OPD Lingkup Pemerintah kJota Ternate, Kepala UPTD KPH Ternate, Tidore, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, Lurah Moya beserta masyarakat Moya.

Wali Kota mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate merasa bangga dengan penerimaan Trophy Proklim hari ini, karena atas hasil kerjasama, baik masyarakat Kelurahan Moya dan pemangku kepentingan, Dinas terkait, dan UPTD KPH Ternate-Tidore, sehingga anugerah Trophy ini dapat diraih.

“Tetapi perlu diingat, bahwa penghargaan Proklim ini diberikan bukan karena perlombaan, tetapi penghargaan yang diberikan kepada Desa, Kelurahan, RW atau Dusun, karena atas komitmen dan partisipasinya dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ingatnya.

Kata Wali Kota, pengahargaan ini harus dipertahankan, maka dirinya mengajak semua elemen, khususnya relawan pecinta lingkungan, seluruh pemangku kepentingan, untuk perlu terlibat secara aktif dalam mengendalikan laju kenaikan suhu bumi.

“Tentunya memberi keyakinan pada kita, bahwa kita bisa melakukan hal-hal baik yang memberikan manfaat baik ekonomi, sosial, dan lingkungan termasuk didalamnya yakni pengurangan resiko bencana terkait iklim,” tuturnya.

Tauhid menyampaikan, program Kampung Iklim atau ProKlim adalah program untuk memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Program ini berupaya menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

“Anugerah lingkungan ini, seharusnya dapat merangsang inisiatif, mendorong kreativitas dan inovasi komponen masyarakat untuk semakin berperan aktif dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui pengembangan program-program lingkungan hidup dan aksi nyata yang menjadi kebutuhan dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ucap Wali Kota.

“Saya juga tegaskan, bahwa komitmen untuk membangun Ternate Andalan, yang senantiasa menegakkan good environment governance harus terus didorong. Olehnya itu, pengelolaan lingkungan harus menjadi mainstream pembangunan. Lingkungan hidup harus menjadi bagian integral dari keseluruhan kebijakan pembangunan,” terangnya.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Saat Menyampaikan 8 Komitmen Proglim di Kelurahan Moya, Kecmtan Ternate Tengah/Fpfo : Abubakar Aba Bachri

Adapun komitmen Wali Kota Mewujudkan aksi perubahan iklim sebagai berikut:

1. Saya berkomitmen mewujudkan pembangunan berketahanan iklim dan rendah karbon melalui pengintegrasiannya ke dalam kebijakan, perencanaan pembangunan daerah dan serangkaian aksi perubahan iklim tingkat kota yang selaras dengan agenda, prioritas dan perundang-undangan di tingkat nasional.

2. Saya berkomitmen untuk turut berkontribusi pada upaya Pemerintah Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Persetujuan Paris, komitmen Nationally Determined Contribution (NDC) dan tujuan pembangunan nasional yang tertera di dalam RPJMN 2020-2024.

3. Menyadari peran strategis Pemerintah Daerah, saya bertekad untuk mengambil peran aktif dalam mendorong aksi-aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan memastikan keterlibatan semua unsur masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan terdampak perubahan iklim.

4. Saya siap mewujudkan aksi iklim melalui implementasi Program Kampung Iklim dan program-program lain yang relevan sesuai dengan agenda dan prioritas nasional melalui dukungan, pendampingan maupun inisiatif sendiri, selaras dengan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, peningkatan kapasitas dan pengurangan risiko iklim pada tingkat kota.

5. Untuk mewujudkan aksi-aksi perubahan iklim di kota, saya berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola yang baik, dengan mengedepankan akuntabilitas, transparansi dan keterlibatan publik dan pemangku kepentingan di kota.

6. Saya berkomitmen untuk menjalankan amanat yang diberikan kepada kami dengan bertanggung jawab serta membangun kemitraan yang efektif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan tercapainya aksi iklim yang tertera dalam Pakta Integritas ini.

7. Saya memegang teguh komitmen, bahwa transparansi akan diterapkan di berbagai kegiatan yang dilaksanakan di bawah wewenang kami.

8. Saya bersedia mempromosikan praktik dan aksi-aksi untuk perubahan iklim di kota ke tingkat nasional maupun internasional melalui forum-forum pertukaran pengetahuan yang relevan.

spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA