spot_imgspot_img

Dinyatakan Tak Bersalah oleh Pengadilan, M. Rasmin Fabanyo Kembali ke DPRD

Reporter: Maulud Rasai

MOROTAI,AM.com – Setelah di non-aktifkan selama 8 bulan dari jabatan sebagai Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pulau Morotai, M. Rasmin Fabanyo akhirnya kembali dilantik setelah diputuskan tak bersalah oleh pengadilan.

Risman sebelumnya diduga atas kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Pulau Morotai,  Benny Laos. Namun pengadilan memutuskan Risman tidak bersalah.

Hal tersebut berdasarkan surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 402/KPTS/MU/2021 tentang Pencabutan Putusan Gubernur Maluku Utara Nomor 20/KPTS/MU/2021 tentang Peresmian Pemberhentian Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulau Morotai Masa Jabatan 2019-2024 atas Nama M. Rasmin Fabanyo, S.IP tanggal 27 Januari 2021.

Penerbitan kembali Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulau Morotai Masa Bakhti 2019-2024 atas nama M. Rasmin Fabanyo, S.IP berdasarkan Surat Pimpinan DPRD Kabupaten Pulau Morotai yang ditujukan kepada Gubernur Maluku Utara Nomor 188.4/DPRD.PM//IX/2021 perihal permohonan melaksanakan salinan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Ambon Nomor 20/G/2021/PTUN.ABN tertanggal 27 Oktober 2021.

Ketua DPRD Morotai Rusminto Pawane menyebutkan, setelah mengetahui bersama bahwa M. Rasmin Fabanyo dari Fraksi PKS, pada beberapa waktu lalu mengalami Kasus Tindak Pidana Umum yang telah ditempuhnya ke ranah pengadilan negeri di Tobelo dan pengadilan Tata Usaha Negara di Ambon.

“Bahwa berdasarkan mekanisme persidangan rekan kita M. Rasmin Fabanyo dinyatakan tidak terbukti bersalah berdasarkan putusan pengadilan negeri dan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Ambon Nomor 20/G/2021/PTUN.ABN tanggal 21 September 2021 telah membatalkan Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 20/KPTS/MU/2021 tentang Peresmian Pemberhentian Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulau Morotai Masa Jabatan 2019-2024 atas Nama M. Rasmin Fabanyo. Sehingga yang bersangkutan perlu diaktifkan kembali sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai,” ucapnya dalam rapat paripurna dengan agenda pengucapan sumpah janji pengaktifan anggota DPRD Morotai Massa bakti 2019-2014 di aula DPRD Morotai, Rabu (03/11).

Menurutnya, dari hal tersebut sehingga yang bersangkutan (M. Rasmin,red) kembali di aktifkan melalui keputusan rapat Badan Musyawara (BANMUS) yang selanjutnya dilaksanakan rapat Paripurna.

“Jadi berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara dimaksud, maka pada Hari Senin, tanggal 01 November 2021 Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Pulau Morotai melaksanakan rapat kerja untuk membahas perihal Surat Keputusan Gubernur tersebut dengan keputusan rapat Banmus bahwa segera dilaksanakan Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah/Janji Pengaktifan Kembali Saudara M. Rasmin Fabanyo pada hari Rabu, tanggal 03 November 2021 sebagai tindak lanjut atas perintah Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Maluku Utara,” jelasnya.

Menurutnya, tentunya telah kita ketahui bersama bahwa eksistensi sang legislator dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah diatur dan ditata secara sistematis dalam mekanisme peraturan perundang-udangan secara hirarkis dengan maksud mendasar agar menciptakan sistem tata kelola pemerintahan yang teratur, bersih, amanah, professional dan bertanggung jawab.

“Sebagai sang legislator, sejatinya kita wajib menunjukan asas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku baik di lembaga yang terhormat ini maupun dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Untuk diketahui, Hadir dalam rapat paripurna dengan agenda pengucapan sumpah janji pengaktifan anggota DPRD Morotai Massa bakti 2019-2014 di aula DPRD Morotai itu diantaranya, Ketua DPRD Morotai, Rusminto Pawane, Wakil Ketua I DPRD Morotai, Judi R. E Dadana dan sejumlah anggota DPRD lainnya. (lud)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL