spot_imgspot_img

Pemerintah Kota Ternate Resmi Serahkan Dokumen Ranperda RPJMD 2021-2026 ke Bappeda Malut

Reporter : Dirman Umanailo

SOFIFI, AM.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian, Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), resmi menyerahkan dokumen Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (Ranperda RPJMD) Tahun  2021 – 2026 ke Bappeda Provinsi Maluku Utara (Malut).

Penyerahan dokumen ini diserahkan oleh Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly kepada Kepala Bappeda provinsi Malut, Salmin Janidi di kantor Bappeda Malut pada Selasa (12/10/2021).

Rizal mengatakan, setelah dokemen Ranperda tentang RPJMD disepakati oleh DPRD Kota Ternate melalui penandatanganan nota kesepakatan bersama sebagaimana dijelaskana dalam Permendagri 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara RPJMD.

“Dalam Permendagri menyebutkan, ketika sudah disetujui oleh DPRD, maka segera untuk di Perda-kan,”ujar Rizal.

Hari ini, lanjut Rizal, telah diserahkan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) untuk dilakukan evaluasi akhir kurang lebih 5 – 7 hari, dan dokumen tersebut sudah diterima oleh Kepala Bappeda Malut.

“Setelah dilakukan evaluasi, maka kami meminta registrasi ke bagian hukum. selanjutnya, Ranperda dikembalikan ke Pemkot untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” jelasnya.

Selain itu, mantan Kadis Perkim ini menyebutkan, lima poin yang disampaikan Ketua Pansus dalam paripurna pada Senin (11/10/2021) kemarin itu sangat diapresiasi oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman.

Rizal menuturkan, dokumen ini akan menjadi payung hukum disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa diterjemahkan ke Rencana Strategis (Renstra) masing – masing OPD.

Rizal bilang, seluruh masukan dari 8 fraksi di dewan juga diserap ke dalam dokumen. Misalnya, tujuh nilai prinsip kebudayaan tidak hanya didorong pada program kegiatan pemerintah tapi juga pada setiap aktivitas OPD.

Rizal berharap, secepat mungkin dokumen ini dievaluasi oleh Bappeda Malut agar bisa dikembalikan ke Pemerintah Kota untuk ditetapkan sebagai Perda.

“Supaya sebelum atau sesudah tanggal 26 Oktober 2021 bisa ditetapkan sebagai Perda RPJMD Kota Ternate 2021-2026,” pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL