Reporter: Slamet
BOBONG,AM.com – Sungguh ironis apa yang terjadi di Kabupaten Pulau Taliabu, bayangkan biaya melintas antara kecamatan di kabupaten ini lebih mahal dari biaya tiket untuk melintas ke Provinsi di dataran Sulawesi Tenggara.
Wiranto salah satu warga Kecamatan Taliabu Utara bahwa selama ini ketika masyarakat melakukan perjalanan dari kecamatan menuju ibu kota kabupaten harus menyiapkan ratusan ribu.
“Untuk meyebrang ke kabupaten atau antara kecamatan berarti masyarakat harus menyediakan uang di angka 200 ribu rupiah karena dari bagian utara saja menuju ke ibu kota kabupaten harus meyebrangi beberapa sungai dan di tiap sungai harus membayar ongkos rakit 50 ribu permotor belum lagi jalan-jalan alternatif yang di buat oleh masyarakat harus membayar 10 ribu per satu kali lewat,” ungkapnya.
Wiranto bilang, ongkos perjalanan darat di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu lebih mahal karena dari ongkos kapal untuk melakukan perjalanan lintas provinsi yang di mana saat ini ketika kita berangkat ke Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara hanya membayar ongkos tiket 50 ribu sudah sampai di tujuan.
Dari pantauan reporter aspirasimalut.com. Jumat, (1/10/2021) menemukan hal ini benar terjadi di Kabupaten Pulau Taliabu baik untuk beberapa kecamatan di bagian utara atau pun bagian selatan Pulau Taliabu karena saat ini untuk meyebrang saja ke Kecamatan Lede dari wilayah Kecamatan Taliabu Barat harus membayar 100 ribu satu kali meyebrang melewati laut dengan mengunakan transportasi laut atau perahu nelayan masyarakat.
Masyarakat berharap kepada pemerintah bahwa lebih fokus untuk membangun infrastruktur untuk peningkatan ekonomi masyarakat karena selama ini masyarakat sangat terbebani dengan biaya transportasi baik laut atau darat. (÷)



