Disorot Masyarakat, Pilkades di Morotai Ditunda Usai Ramadhan
Reporter : Maulud Ube
MOROTAI, AM.com – Pemerintah kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) akhirnya menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 87 desa yang akan digelar pada bulan April mendatang. Penundaan ini sendiri, lantaran mendapat sorotan dari masyarakat agar jadwal Pilkades ditunda karena masuk pada bulan suci Ramadhan.
“Jadwal kita mundurkan dari yang sebelumnya di tanggal tanggal 6-12 April 2021, hanya saja jadwal itu di tarik mundur lantaran bertepatan dengan menyambut bulan suci Ramadhan. Jadi pemungutan suara 29 Mei 2021 sampai dengan tanggal 9 Juni 2021 usai Idul Fitri, itu sudah ada dalam jadwal. Ini bukan atas unsur paksaan tetapi karena pertimbangan situasi bulan ramadhan sehingga di tarik mundur,”ungkap Kepala DPMD Pulau Morotai, Marwan Sidasi, menampik sorotan masyarakat saat ditemui media dikantornya, Kamis (25/03/2021).
Dijelaskan, persiapan pelaksanaan Pilkades secara serentak itu sudah berjalan dan telah dilakukan Bimtek kepada panitia Pilkades di kecamatan Morotai kemudian tahapan pencalonan sejak tanggak 23 hingga 25 Maret. “Tahapannya selam 3 hari kerja, sementara tanggal 26 besok, masuk pada tahapan pendaftaran peserta bakal calon, pada panitia pelaksana Pilkades tingkat desa sampai tanggal 1 April 2021 mendatang,”jelas Marwan.
Marwan bilang, setelah dilakukan rapat koordinasi. Pilkades akan dilaksanakan sesuai dengan perkembangan Covid 19. Meski begitu, kata dia. Pilkades telah dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2021 mendatang yang dilaksanakan tidak secara serentak.
“Pelaksanaan tidak secara serentak di 87 desa pada tanggal 29 Mei itu. Namun secara terpisah per kecamatan sampai tanggal 9 Juni mendatang. Paling lambat itu sampai tanggal 9 Juni sudah selesai untuk 6 Kecamatan”tukasnya.
Disentil soal rencana pelaksanaan pelantikan bagi Kades terpilih. Marwan mengaku bahwa pasca pemungutan suara dan hingga penetapan Cakades terpilih tidak langsung dilantik. Namun masih harus mengikuti pembinaan. “Setelah dilakukan pencoblosan itu kan kita sudah tahu siapa yang terpilih, nanti ada massa orientasi seperti memberikan penguatan bela negara, pemahaman tentang peraturan desa, termasuk juga dengan peraturan-peraturan lainnya, sehingga setelah mereka nanti dilantik sudah ada pembekalan,”terangnya.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk pembekalan Kades terpilih tersebut dilaksanakan selama 4 hari. “Pelantikan kita jadwalkan tanggal 22 atau 23 Juni mendatang, itu sudah selesai untuk tahapan Pilkades di Pulau Morotai,”tambah dia.
Marwan berharap, pada saat pelaksanaan Pilkades, para Cakades mampuh menjaga Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) terutama bagi pendukung. “Para calon Kades agar menjaga keaamanan dan ketertiban di desa, kemudian menjaga pendukungnya masing-masing untuk memberikan pengarahan dan visi dan misi yang baik kepada mereka. Dan selalu menjaga protokol kesehata dalam pelaksanaan baik itu dalam tahapan kampanye, maupun saat pemungutan,”pintanya.