Pekerjaan Proyek PUPR Malut Harus Ikuti Protokol Kesehatan

 

SOFIFI, AM.com Ditengah pendemi Covid-19 harus taati protokol kesehatan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah. Hal ini juga diterapkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara bahwa, pelaksanaan tiga paket jalan dan jembatan melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) harus menggunakan protokol kesehatan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Santrani Abusama, melalui Kepala Bidang Binamarga PUPR Provinsi Maluku Utara, Daud Ismail mengungkapkan, Pembangunan jembatan di Saketa Dehe Podo yang bersumber dari anggran DAK.

Ditambah dengan Jalan di Galela Kedi dan jalan Goal Ibu di Kabupaten Halmahera Barat.bukan hanya tiga paket itu,tetapi ada juga yang lain yang sementara proses, selain itu ada yang lain yang sementara pekerjaan fisik karena memang kondisi pandemi ini yang membuat banyak daerah yang lokdown sehingga realisasi tenaga dan peralatan terhambat.

Meski begitu, prinsipnya ada sebagian kegiatan yang sudah jalan. Meskupun masih ada kegiatan yang masih menunggu proses pelelangan.

“Kita sudah mulai siap untuk mobilisasi tenaga maupun peralatan pelaksanaan kegiatan,”jelasnya.

Menurutnya, untuk anggaran infrastruktur ada pembahasan untuk pengalihan sebagian anggaran kegiatan untuk penanganan Covid -19. Meski begitu, nanti disampaikan secara resmi kegiatan apa saja dan berapa besaran anggaran.

Pihaknya optimis pelaksanaan kegiatan bisa berjalan lancar. Dan berharap penyebaran Covi-19 cepat berakhir agar kegiatan berjalan lancar dengan oprasional kegiatan juga bisa normal.

“Meskipun Covid belum berakhir tetapi pekerjaan tetap berjalan. Dalam waktu dekat saya akan menyurat ke semua PPK untuk melaporkan progres pekerjaan yang berjalan masing-masing,”tambahnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA