spot_imgspot_img

Rakornis Dinas PMD Malut, Sinergitas Bangun Desa yang Maju dan Sejahtera

TERNATE,AM.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Maluku Utara melakukan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang menghadirkan Dinas PMD dan Bappeda dari seluruh kabupaten kota se-Provinsi Maluku Utara, guna membicarakan terkait sinergitas dalam membangun desa yang maju dan sejahtera di Provinsi Maluku Utara.

Rakornis yang berlangsung selam 3 hari sejak tanggal 11 hingga 13 Maret 2020 itu berlangsung di Muara Hotel Ternate, dan dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara, Salmin Janidi, dan dibuka oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A Kadir.

Kepala Dinas PMD Malut, Samsuddin Banyo dalam sambutannya mengatakan, Dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Undang-undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, UU nomor 46 tahun 1999 tentang pembentukan provinsi Maluku Utara, UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa, Perda nomor 5 tahun 2016 tentang susunan OPD Provinsi Malut dan dokumen pelaksanaan anggaran dinas PMD tahun anggaran 2020.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi, singkronisasi, integrasi dan sinergitas pelaksanaan program program pemberdayaan masyarakat dan desa antara Provinsi, Kabupaten Kota sampai di tingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam kegiatan ini juga guna meningkatkan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan dan kelembagaan masyarakat serta sumberdaya lokal dalam peningkatan keberdayaan masyarakat pedesaan.

“Mewujudkan hubungan kerja yang dinamis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota dalam pelaksanaan kegiatan program peningkatan keberdayaan masyarakat pedesaan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A Kadir saat diwawancara menyebutkan, kegiatan ini sangatlah penting dan bernilai strategis untuk memajukan dan mewujudkan pembangunan desa di Provinsi Maluku Utara.

“Kepala kepala desa inikan berasal dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan, sehingga kita dari Pemerintah Provinsi harus dapat membina mereka agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” katanya.

Menurutnya, dengan kemampuan dan keterbatasan kepala desa yang akan mengelola anggaran desa, harus mendapatkan pembinaan dan pengawasan dari Dinas PMD, di Provinsi dan Kabupaten kota.

“Saat inikan transfer dana desa langsung dari pusat, sehingga kita juga punya kiat untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan dengan tepat, olehnya itu kegiatan ini sangatlah penting,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, dalam Rakornis ini yang menjadi narasumber adalah Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri RI, Kepala Dinas PMD Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas PMD Kabupaten Halmahera Tengah, Kepala Dinas PMD Halmahera Barat, Kepala Dinas PMD Halmahera Utara, dan para Kabid Dinas PMD Provinsi Maluku Utara.(∆)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL