spot_imgspot_img

Lahan Pembangunan Pasar di Desa Nggele Masuk Ranah Peradilan

Reporter : Rusmin Umagapi


TALIABU, AM.com– Lahan sengketa pembangunan pasar Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), yang berlokasi di Desa Nggele, sudah masuk ranah peradilan.

Pasalnya, lahan itu belum dibayar lunas, namun Pemerintah Desa Nggele sudah menghibahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda), Pulau Taliabu melalui Disperindagkop untuk membangun pasar di lahan yang bersengketa itu.

“Sementara itu, masalah tersebut masuk pada tahapan mediasi ke dua, dan mediasi awal Tanggal 23 Januari 2019 belum ada titik temu antara penggugat dan tergugat, karena itu, mediasi dilanjutkan pada tahap dua yang dimintakan oleh tergugat,” ungkap Mustakim La Dee, salah satu kuasa hukum Penggugat saat dikonfirmasi awak media melalui Telpon Seluler, Kamis (14/2/2019)

Kata dia, Persoalan lahan sengketa itu, selaku kuasa hukum tetap pada pokok gugatan perkara, yakni tindakan kepala Desa Nggele yang menguasai tanpa hak dan melawan hukum, dan selaku kuasa hukum penggugat tetap fokus pada pokok gugatan perkara.

“Perkara ini sudah masuk dalam agenda mediasi, sepunuhnya kuasa hukum penggugat menyerahkan proses perkara ini kepada Hakim Pengadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pulau Taliabu, La Karidu Hamura kepada awak media menuturkan, pihaknya akan terus membangun pasar tersebut, meskipun status lahan itu sekarang masuk ke ranah peradilan antara pemilik lahan dan pemerintah desa setempat. Karena lahan itu pemberian dari pemerintah desa.

“Kami hanya membangun soal sengketa lahan nanti di selesaikan oleh pemilik lahan dengan pemerintah desa,” ujarnya.

“Pasar tetap kita bangun masalah sengketa itu urusan pemerintah desa dengan pemilik lahan,” tambahnya lagi.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL