spot_imgspot_img

Akhir 2018, Semua Kelompok Pengeluaran Alami Inflasi

Reporter: R.O Rasai

TERNATE, AM.com – Penghujung tahun 2018, Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara mencatatkan Kota Ternate pada bulan Desember Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 138,31 dengan predikat inflasi sebesar 0,79 persen, sementara tingkat inflasi untuk tahun kalender Kota Ternate sebesar 4,12 persen.

“Dari 82 kota IHK, 80 kota mengalami inflasi dan hanya 2 kota saja yang mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kupang sebesar 2,09 peren, jika diurutkan maka Kota Ternate berada di urutan ke 25 dari kota yang mengalami inflasi di Indonesia,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Mizfahruddin saat menyampaikan rilis berita resmi statistik, di Kantor BPS Malut, Rabu (2/1/2019).

Menurutnya, Kota Ternate mengalami inflasi pada seluruh kelompok pengeluaran, kelompok bahan makanan mengalami iniflasi terbesar yakni 1,71 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau juga mengalami inflasi sebesar 0,60 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen, kelompok sandang sebesar 0,07 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,29 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,05 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,23 persen.

“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dan dominan mempengaruhi inflasi pada Desember 2018 antara lain, beberapa jenis ikan segar seperti malalugis, kembung, kemudian tomat, sayur, bawang, cabai rawit, rokok putih, dan tarif angkutan udara,” jelasnya.

Dari kondisi ini, katanya masih terhitung normal dan tidak bermasalah jika dilihat dari kenaikan per tahun maupun per bulan, bahkan diprediksi akan turun pada periode selanjutnya.

“Biasanya kalau sudah naik seperti ini, maka selanjutnya akan turun, ini masih dalam keadan normal,” ungkapnya. (*)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL