spot_imgspot_img

HMI Cabang Sanana Sebut Bupati Sula Anti Kritik

Reporter: Rusdianto Umagapi 

SANANA, AM.com– Aksi yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan isu central Devisit Anggaran Daerah senilai 7,6 miliar dan Jalan Geometrik pada Senin (17/12/2018). Aksi tersebut mendapat kritis dari Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes di Ruangan Kepala Dinas Keuangan Daerah dan di hadapan seluruh SKPD.

Bupati Sula yang  mengkiritisi masa aksi itu, dinilai tidak baik oleh Himpunan Masiswa Islam (HMI) cabang sanana.

“Kami sangat menyesal Tindakan Bupati Sebagai Seorang Kepala Daerah yang mengatakan Aksi yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa GMNI dan LMND Kepulauan Sula terkesan by dsaign, dan mengatakan aksi mahasiswa seperti dapat kacang kemudian goreng, padahal sksi yang dilaksanakan oleh teman-teman mahasiswa murni untuk mempertanyakan Defisit anggaran hampir 7,6 Milyar, maka mesti yang harus dilakukan oleh kepala daerah adalah menanggapinya secara baik sebagai penanggung jawab di Daerah,” ujngkap Ketua Umum HMI Cabang Sula, Abid Wambes Rabu (18/12/2018)

Menurutnya, Bupati Kepulauan Sula harus mengatahui bahwa pelaksanaan aksi yang dilakukan mahasiswa merupakan hak konstitusional yang juga di akui oleh negara, maka tak ada yang ganjal dalam aksi yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa untuk pempertanyakan masalah sekaligus membuka ruang diskusi dengan kepala daerah.

“Hanya Saja Bupati yang terlalu berlebihan dalam menanggapi masa aksi dan terkesan anti kritik,” tukasnya. (*)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL