Bupati Hendrata Komitmen Wujudkan 2020 ‘Merdeka’ Sinyal

JAKARTA, AM.comMewujudkan kawasan daerah Tertinggal‚ Terdepan dan Terluar (3T) ‘merdeka‘ sinyal pada tahun 2020. Bupati kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) terus melakukan sinerjitas program dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Bukti komitmen Hendrata Thes sebagai kepala daerah pada kawasan 3T ini‚ telah membangun Base Transceiver Station (BTS) di wilayah pelosok sehingga pemerataan sinyal dapat terbukti. Sehingga itu‚ pada Jumat (07/12/2018) bertempat di Hotel Shangrila‚ Jln Jend Soedirman‚ Jakarta siang tadi. Orang nomor satu di Kepulauan Sula ini telah menandatangani penyerahan BTS dari Anang Latif‚ Dirut Utama Badan Aksrbilitas Telekomunikasi dan Informatika BAKTI Ditjen Kominfo.

“Kita saat ini masih masuk dalam kawasan 3T. Olehnya itu‚ untuk memajukan daerah ini juga harus dikudung dengan sarana telekomunikasi. Dengan demikian‚ kita dapat memperluas akses masyarakat keluar dan mendapat informasi pengembangan daerah. Telekomunikasi (Telkomsel) tidak saja sebagai sarana komunikasi individual‚ tetapi bermanfaat dan memiliki fungsi untuk akses informasi dan promosi potensi daerah ke luar melalui jaringan telekomunikasi‚”jelas Hendrata usai penandatanganan penyerahan BTS kepada www.aspirasimalut.com.

Ia berharap‚ dengan adanya percepatan pembangunan akses telekomunikasi dapat memajukan daerah dan juga sebagai promosi wisata daerah. Selain itu‚ kata dia‚ juga membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat karena sudah dapat melakukan komunikasi bisnis lewat jaringan seluler (Android).

“Saat ini membangun usaha cukup lewat android. Mari manfaatkan jaringan telekomunikasi ini untuk mewujudkan kemajuan daerah khususnya kesejahteraan masyarakat lewat potensi yang ada dengan mempromosikannya keluar‚” imbuhnya.

Sementara itu‚ Anang Latif, Direktur Utama BAKTI, mengatakan per Oktober tahun ini, jumlah stasiun pemancar (BTS) Bakti Sinyal yang on air sebanyak 758 unit di 21 provinsi dan 121 kabupaten. Jumlah ini akan terus ditambah.

Dikatakan‚ pemerataan sinyal telekomunikasi di seluruh Indonesia hingga ke pelosok makin digencarkan oleh BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika‚ karena ditugaskan membangun prasarana telekomunikasi di area terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta menyasar 5.000 desa agar dapat menikmati layanan telekomunikasi pada 2020.

“Terwujudnya BTS Bakti Sinyal di 5.000 desa merupakan cita-cita BAKTI Kemkominfo untuk meningkatkan aksesibilitas telekomunikasi di seluruh Indonesia secara langsung. BAKTI juga akan meningkatkan akses informasi berbentuk digital‚” terangnya

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA