spot_imgspot_img

5 Tahun DOB‚ Pemda Pultab Tarik Retribusi Masih Gunakan Perda Kepsul

 

Reporter : Rusmin Umagapi

 

TALIABU, AM.comMemasuki tahun kelima (5) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) terlepas dari kabupaten Kepualuan Sula (Kepsul)‚ tidak lantas membuat Pemerintah Daerah (Pemda) setempat meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) secara mandiri didukung dengan produk hukum sendiri.

Buktinya‚ penarikan sektor retribusi salah satu penyuplai PAD terbesar masih menggunakan Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Kepsul‚ Perda nomor 08 tahun 2012 tentang Restribusi Pelayanan Kepelabuhanan. Dimana dalam Perda ini‚ disebutkan untuk pas masuk kendaraan roda dua dengan nilai Rp1000.00 sekali masuk, dengan nonor seri 005410.

Pantauan media ini, di pelabuhan Ferry desa Kramat kecamatan Taliabu Barat (Talbar) terlihat petugas petugas dinas Perhubungan kabupaten Pultab, terlihat melakukan penarikan retribusi kepada pengendara roda saat masuk pelabuhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kabupaten Pulau Taliabu, Ibrahim Tidore ketika di temui‚ Selasa, (13/11/2018) mengatakan, dalam undang-undang nomor 6 tahun 2013 pasal 20 tentang pembentukan Kabupaten Pulau Taliabu sebagai daerah otonomi baru (DOB) menjelaskan segala bentuk yang berhubungan dengan Perda, termasuk penagihan restribusi, sepanjang belum ada maka wajib menggunakan Perda kabupaten Induk.

“Sebenarnya tidak bisa, tapi yang saya baca di peraturan tentang pembentukan DOB itu, mengisyaratkan itu, dan itu resmi, selain dari itu, ada nomor rekeningnya, setelah dipungut, kemudian di setor ke kas Daerah Pulau Taliabu”jelasnya,

Kata dia, penyetoran hasil penagihan restribusi, di lakukan setiap bulan ke Kasda, dan saya sendiri yang tandatangan surat keterangan restribusi (STR).

“Selama ini, hal itu juga menjadi sumber pendapatan asli daerah. Nilainya juga tidak banyak-banyak amat, terkadang mencapai Rp. 600,000, kadang Rp. 900,000. Pencapaian ini, tergantung pada kendraan yang masuk di pelabuhan, selain itu, ferry juga hanya masauk satu kali dalam satu minggu”pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ASPIRASI NEWS

ADVERTORIAL

ASPIRASI SOFIFI

ASPIRASI TERNATE

ADVERTORIAL