BI Maluku Utara Mulai Layani Penukaran Uang Pecahan Kecil Jelang Idul Fitri

Reporter : Dirman Umanailo

TERNATE, AM.comBank Indonesia perwakilan Maluku Utara dan sejumlah perbankan di kota Ternate telah membuka layanan penukaran uang kecil, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku Utara menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H/ 2018.

Layanan penukaran uang pecahan kecil dilakukan melalui 2 (dua) jenis kegiatan. Pertama, penukaran melalui layanan mobil kas keliling yang dilakukan Bank Indonesia bekerjasama dengan sejumlah Bank di Kota Ternate. Layanan kas keliling ini menyediakan layanan penukaran uang kecil dimulai tanggal 30 Mei pada hari ini hingga tanggal 6 Juni mendatang bertempat di pasar Higenis Bahari Berkesan, kota Ternate.

Selain itu, juga dilakukan penukaran melalui bank umum yang ikut berpartisipasi dan Masyarakat dapat melakukan penukaran uang pecahan kecil tanpa dipungut biaya.

Kepala BI Perwakilan Maluku Utara, Swi Tugas Waluyanto, saat dikonfirmasi, Rabu (30/05/2018) menuturkan, bahwa masyarakat dapat melakukan penukaran pecahan uang kecil melalui mobil keliling yang sudah disediakan, sejak pukul 09.00 WIT hingga pukul 12.00 WIT di pasar Higenis Bahari Berkesan, mulai tanggal 30 Mei hari dan akana berakhir pada tanggal 6 mendatang.

Selain penukaran pecahan uang kecil dilolasi ini, kata dia, BI juga menyiapkan pelayanan penukaran pecahan uang kecil di beberapa kota, yakni kota Tobelo kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan kota Labuha kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

“Di dua kas titipan yakni kota Tobelo dan Labuha, BI juga dilakukan penukaran uang pecahan kecil pada tanggal 30 Mei hingga 6 Juni nantinya, diharapkan agar daerah sekitarnya juga dapat terpenuhi di sana,”ujaranya.

Disebutlan pula, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Halmahera Utara Mororai, BI menyiapkan persediaan untuk kas titipan di Tobelo sebesar Rp200 miliar. Sebab, pertumbuhan ekonomi di daerah itu cukup bagus dan perputaran uang lebih cepat sehingga persediaan cukup besar sedangkan untuk Labuha disiapkan sebesar Rp150 Miliar dan sisanya difokuskan untuk kebutuhan di kota Ternate.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kata dia, permintaan masyarakat lebih tinggi di tahun ini,  karena tahun lalu disediakan sebanyak Rp600 miliar sedangkan pada tahun 2018 disiapkan uang sebesar Rp700 miliar.

“Peningkatan kebutuhan uang ini juga dikarenakan permintaan perbankan juga tinggi dan berbeda sehingga peningkatan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan uang untuk semua perbankan, “ujarnya.

Dwi mengaku,  sementara kebutuhan uang pada Ramadhan berjalan dan menjelang Idul fitri kebanyakan penukaran uang dengan pecahan dibawah Rp20.000. “Kebutuhan uang pecahan kecil kebanyakan untuk Ampau (tambaru) sehingga penukaran dilakukan dikisaran pecahan Rp20.000 hingga pacahan Rp 5000,”ungkapnya.

Ia berharap, agar masyarakat bisa melakulan penukaran uang dengan jumlah yang telah disediakan sebesar Rp700 Miliar. “Kami pastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,”harapnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA