Produk Udang Vanamei Bacan Tembus Pasar Dunia

Reporter : Dirman Umanailo

TERNATE, AM.comUdang Bacan kabupaten Halmahera Selatan atau dikenal udang Vanamei Bacan, akhirnya tembus pasar dunia. Dimana produksi udang vanname sebanyak 100 kg, Senin (7/5/2018) berhasil di ekspor ke Korea Selatan oleh Kantor perwakilan Bea dan Cukai Kota Ternate.

Kepala Kepabeanan Bea dan Cukai Ternate, Musafak menjelaskan, setelah sukses menjadi penggerak ekspor perdana komoditas Maluku Utara pada tahun 2017 silam, Bea cukai Ternate kembali mendorong kegiatan ekspor di sektor perikanan, dengan mewujudkan ekspor perdana via udara komoditas udang seberat 100 Kg hasil produksi Bacan, Halmahera Selatan, yang dikirim ke Korea Selatan, oleh PT. Maluku Utara Enes yang mengambil peran sebagai eksportir.

Dikatakan, mengirim udang jenis vanamei (Litopenaeus Vanneme) dalam bentuk kemasan beku, dan menunjuk PT. Garuda Indonesia sebagai sarana pengangkut udara untuk kegiatan operasional. Ekspor ini, udang vanamei sendiri merupakan salah satu jenis udang yang menjadi komoditas ekspor terunggul Indonesia.

Manager Pemasaran PT. MuF, Mochtar Slangen mengutarakan, ekspor perdana ini akan menjadi pemicu awal bagi kami terus meningkatkan produksi udang vanamei. Saat ini kami memiliki stok udang vanamei beku seberat 60 Ton, dan akan terus bertambah, yang siap menjadi suplai dalam memenuhi permintaan pasar internasional.

“Dengan adanya kegiatan ekspor perdana komoditas udang vanamei, akan meningkatkan potensi pendapatan daerah Kabupaten Halmahera Selatan, dan Provinsi Maluku Utara pada umumnya. Bea cukai Ternate mengharapkan, melalui kegiatan ini potensi Sumber Daya Alam (SDA) Maluku Utara, baik sektor perikanan maupun sektor lainnya, dapat lebih dimaksimalkan untuk pengembangan industri daerah yang pastinya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,”ungkap Musaffak.

Turut menghadiri ekspor perdana yang dilakukan di Bandara Babullah, yakni Plt Wali Kota Ternate, Abdullah Taher, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, Dwi Tugas Waluyanto, Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKPM) Kelas I Ternate, Abdulah Kadir, Perwakilan Pemerintah Daerah Halamahera Selatan, Ishak Abubakar, perwakilan Bandara Babullah Ternate, kepala Seksi Oprasi Keamanan penerbangan Saifullah Siregar, Pengamat Ekonomi Universitas Khairun Ternate, Mohtar Adam, dan PT Garuda Indonesia.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA