Dinas Pendidikan Kota Ternate Dapat Dana Berbandrol 4 Miliar

TERNATE, AM.comPemenuhan anggaran pendidikan 20 persen untuk kota Ternate rasanya semakin jauh terwujud. Buktinya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) hanya menerima dana berbandrol Rp 4 miliar dibandingkan tahun 2017 lalu sebesar Rp10 miliar.

Kepala Bidang Perencanaan Dikbud Muhlis A Djumadil saat dikonfirmasi, Jumat (27/04/2018) menuturkan, anggaran yang bakal dicaorkan tersebit akan disalurkan kepada 15 Sekolah Dasar (SD) untuk pekerjaan fisik.
Pekerjaan fisik sekolah tersebut, diantaranya :
– SD Negeri 44 Kota Ternate pembangunan Raung Kelas Baru (RKB) peserta perabotnya dengan swakelola dengan nilai kontrak sebesat Rp650.000,000.
– SD negeri 50 Pembangunan RKB nilai kontrak Rp. 214,043,000.
– SD negeri 2 Kota Teenate Pembangunan RKB sebesar Rp. 214,043,000.

Selain itu, rehabilitasi ruang kelas, ruang penunjang lainnya, ruang perpustakan, ruang guru, dengan tingkat kerusakan sedang, berat baik beserta perabot Tampa perabotnya diantaranya;
– Rahabilitas ruang kelas rusak SD negeri 64 Kota Teenate nilai kontrak Rp. 195,000,000.
– Rehabilitas SD negeri 72 nilai kontrak Rp. 130.000,000.
– rehabilitas ruang kelas SD negeri 19 nilai kontrak Rp. 195,000,000.00.
– Rehalinitas SD negeri 44 nilai kontram Rp. 195,000,000.
Disisi lain DAK dengan menu rehabilitas jamban siswa ada enam sekolah.
– Rehabilitas jamban siswa SD negeri 15 Rp45,152.300.
– rehabilitas jamban SDN 21 Ternate Rp45,152.300.
– Rehabilitas jamban SDN 21 Ternate nilai kontrak Rp.45,152.300,00.
– Rehabilitas jamban SDN 31 Kota Teenate nilai kontrak Rp45,152.300.
– Rehabilitas jamban SDN 34 Teenate nilai kontrak Rp145,152.300.
– Rehabilitas jamban SD N 72 Ternate Rp145,152.300.

Sedangkan pembangunan jamban SDN 74 Ternate Rp138,000.200.00.

Untuk pengadaan buku koneksi perpustakaan melalui lelang ada enam sekolah:
– Pengadaan buku perpustakaan SDN 6 Ternate, sebesar Rp50.500,000.
– Pengadaan buku SDN 10 nilai kontrak sebesar Rp50.500,000.00.
– Pengadaan buku SDN 45 nilai kontrak sebesar Rp50.500,000.
– Pengadaan buku perpustakaan SDN 40 dengan nilai kontrak sebesae Rp50.500,000.
– Pengadaan buku SDN 69 Kota Ternate nilai kontrak sebesar Rp50.500,000.
– Pengadaan buku SD 58 denhan nilai kontrak sebesar Rp50.500,000.
– Pengadaan buku SD 81 Ternate, sebesar Rp50,500,000.
Ditambah penunjang perjalanan Dinas oprasional kegiatan, perjalanan Dinas, honorarium P2HP Rp134,500,000.
Dari jumlah SD yang menerima DAK tahun 2018 ini berjumlah Rp. 2,690,000,000.00.

Sementara DAK untuk SMP di tahun 2018 sebesar Rp. 2,833,000,000,00.
Dengan rincian Pembangunan RKB beserta perabotnya di terima oleh SMP Islam 1 Ternate nilai kontrak Rp466,260,000.
– RKB SMPN 4 nilai kontrak Rp203,000,000.
– Pembangunan RKB SMP Banau dengan nilai kontrak sebesar Rp203,000,000.

Sementara Rehabilitasi, meliputi ;
– Rehabilitasi ruang kelas di SMPN 9 Ternate, Rp. 185,250,000.00.
– Rehabilitasi ruang kelas SMPN 12 nilai kontrak Rp185,250,000.
– Rehabilitasi SMP Negeri 10 dengan nilai kontrak sebesar Rp185,250,000.
– Rehabilitas SMA Muhammadiyah 1 dengan nilai kontrak sebesar Rp251,750,000.

Selanjutnya rehabilitas jamban SMPN 7 dengan nilai kontrak Rp94,430,000.
Untuk pembangunan jamban siswa/guru, yakni :
– SMPN 15 nilai kontrak Rp. 159,125,000.00.
– SMP Al Arsyad nilai kontrak Rp159,125,000.

Kemudian pengadaan laboreterium dan alat peraga yakni SMP Negeri 2 dengan nilai kontrak sebesar Rp38,000,000.100.
– Pengadaan laboreterium IPA SMPN 3 nilai kontrak Rp38,000,000.100.
Sementara pengadaan peralatan sarana PJOK SMPN 3, SMPN 6, SMP Islam 1, SMP Al-Irsyad dengan nilai kontrak yang sama sebesar Rp31,350,000.00.
Disisi lain pengadaan peralatan sarana, semi, budaya SMPN 3 nilai kontrak Rp. 20,900,000.
– Pengadaan sarana seni budaya SMPN4, pengadaan sarana SMPN 7, pengadaan sarana seni budaya SMP Negeri 14, Serana pengadaan sarana SMP Banau dengan nilai kontrak yang sama sebesar Rp20,900,000.

Untuk media pendidikan peralatan media Pendidikan SMPN 6, SMP Al-Bina, SMP Nurul Hasan, SMP Islam 1 dengan nilai kontrak semuanya sama Rp33,250,000.

Sementara pengadaan buku koleksi perpustakaan SMP diterima oleh SMP 7, SMP 2, SMPN 6 dengan nilai kontrak yang sama sebesar Rp53,336,000. Ditambah perjalanan Dinas, honorarium Tim DAK Rp141,650,000, maka total Rp2,833,000,000.00.

Menurtnya, penurunan DAK itu berdasarkan usulan dari Dikbud selain itu keaktifan dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di sekolah masing-masing. Meski begitu, bagi dia penurunan wajar saja karena dilihat dari sarana-prasana Teenage sudah cukup bail, terkecuali daerah-daerah yang baru berkemkembang.

Selain itu, sambung dia, saat inI semua sudah terkoneksi dengan Dapodik di sekolah sehingga sekolah dalam mengimput Dapodik human hanya data siswa tetapi juga Sarana-prasarana.
“kalau sekolah membutuhkan RKB mama dari pusat hanya melihat di Dapodik setelah itu Dikbus mengusulkan dan disingkronisasi oleh Pemerintah pusat barulah ditetapkan sekolah penerima tetapi melihat yang jadI proritas,”jelasnya.

Dikatakannya pula, dari menu yang ada hanya pengadaab buku koleksi perpustakaan yang dikerjakan melalui lelang, Meski begitu nanti dilihat jika LKPP sudah mengeluarkan e-katalog kemudian masuk dalam daftar e-katalog mama tidam perlu dilelang namun jika belum masuk dalam daftar LKPP maka diwajibkan lelang.

“Saat ini pihaknya sudah memasukan daftar kontrak Dan mulai proses pencairan Mei proses pekerjaan dimulai dengan lama kerja berbeda-beda ada tiga bulan ada pula enam bulan,”pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA