3 Tahun Dikerjakan, Ruang Tunggu Terminal Ternate Mangkarak

Reporter : Dirman Umanailo

TERNATE-AM.comRuang tunggu Terminal Gamalama Kota Ternate, yang dibangun 3 (tiga) tahun 2016-2018 hingga saat ini mangkrak atau belum selesai dikerjakan. Padagal, semestinya, ruang tunggu Terminal yang terletak di kota Tetnate Tengah itu sudah dapat digunakan para penumpang angkutan kota (Angkot), selain sebagai transit juga sebagai tempat peristirahatan para penumpang.

Pantauan www.aspirasimalut.com, Kamis (12/4) sore tadi, terlihat beberapa para penumpang Angkot transit, sangat sulit menggunakan fasilitas ruang tunggu yang sudah dibangun sejak 3 tahun ini. Betapa tidak, tempat duduk yang semestinya digunakan sebagai temapt istirahat untuk perjalanan lanjutan tidaka begitu nyaman, karena hanya terdapar tempat duduk dengan menggunakan pipa besi sebagai tempat duduk yang belum selesai.

Saat dijumpai, para pebumpang Angkot yang hendak transit, mengeluh. Kenapa ruang tunggu fasilitasnya sangat buruk karena belum selesai dikerjakan, padahal semestinya ruang tunggu seharusnya dibenahi dengan baik agar penumpang juga merasa nyaman.

“Yang saya ketahui bahwa ruang tunggu pasti ada tempat duduk biar pun di kota mana pun ruang tunggu pasti ada tempat duduknya. apalgi ruang tunggu ini ada di pusat kota yang harus diperhatikan,”cecar Fadli salah satu penumpang Angkot.

Salah satu pengurus oraganisasi angkutan darat (Organda) saat di temui di ruang sekretariat yang berada di areal ruang tunggu, kerjanya mengatakan, diawal tahun 2016 ruang tunggu telah direnofasi. Namun hingga ditik ini tidak juga diselesaikan oleh Dishub.

“Tiga tahun lamanya dishub tidak bisa menyelesaikan pembangunan tersebut,”katanya.

Selain itu Ketua Organda Kota Ternate, H. Ade menuturkan, ruang tunggu itu sudah mencapai 3 tahun, di saat Kadis Perhubungan Kota Ternate dijabat oleh  Faruk Albar sampai Kadis Dishub sekarang Thamrin Alwi yang baru ini juga tidak bisa melanjutkan bangunan tersebut, sedangkan ruang tunggu yang harus diutamakan. karena ruang tunggu adalah tempat peristrahat para pengunjung.

“Yah, sebenarnya ruang tunggu itu harus diutamakan dari dishub melalui Dinas Tata Kota dan PU,”ungkap Ade.

Menurut Ade, Ruang tunggu yang berada di dalam terminal gamalama harus diutamakan lebih dulu, dan harus di tata sebaik mungkin agar masyarakat juga merasa nyaman berada di dalam terminal. “Lihat saja sendiri, pasti kau lihat orang-orang duduk diatas besi,”kata Ade

Sementara itu, terpisah, Ketua Truk kota Ternate, Ridwan Danusale mengatakan, sudah terlalu lama bangunan ini dibiarkan. tapi pembangunan ini saat dibangun tidak ada papan anggaran pembangunan.

“Anggaran pembangunan harus transpransi agar kita juga mengetahui. sebab selama pembangunan ini di dirikan kita tidak mengetahui anggaran itu,”herannya.

Namun kepala pemasaran, Hadi, juga tidak mengetahui asl-usul pembangunan yang sudah lama dibiarkan. karena pembangunan tersebut sudah ada disaat ia belum menjabat sebagai kepala Pemasaran. begitu juga dengan pihak DPRD sering menanyakan ruang tunggu itu kapan di selesaikan.

“DPRD Kota Ternate Juga sudah menyoroti pembamgunan itu. hanya saja hingga saat ini belum juga diselesaikan,” cetusnya.

“Kalau pa (wartawan) tanya tentang pembangunan itu betul saya tidak tahu. Dan saya tidak tahu, kalau saya tau pasti saya katakan, yang tahu jelas itu pa Kadis,”bebernya.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Ternate, Thamrin Alwi mengtakan, pembangunan yang berada di terminal itu anggaran tahun 2018 belum diakomodir untuk melanjutkan ruang tunggu yang belum jadi lantaran masih menunggu anggaran tahun 2019 agar bisa diselesaikan. Pasalnya, ruang tunggu yang dibangun belum masa jabatannya.

“menunggu anggaran berikutnya untuk melanjuti ruang tunggu tersebut,”kilahnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA