Berhasil Cetak Sawa, Pemda Kepsul Panen Padi Perdana

Reporter : Ajhy

SANANA, AM.comKerjasama Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Pertanian dengan TNI di bidang pertanian khusus cetak sawah akhirnya membuahkan hasil. Pencetakan sawah seluas 40 hektar di Desa Kaporo kecamatan Mangoli Selatan ini, yang telah ditanami padi seluas 10 hektar, pada Sabtu (25/2/2018) telah dilakukan panen perdana.

Kepala Dinas Pertanian kebupaten Kepulauan Sula, Idris Ahmad Baguna kepada reporter www.aspirasimalut.com, Selasa (27/2/2018) menuturkan, panen perdana yang dilaksanakan tersebut seluas 3,5 hektar dan masih menunggu masa panen seluah 6,5 hektar lagi dari total luas cetak sawah 40 hektar. “Tahap awal baru 10 hektar yang ditanami padi sawah dan panen 3.5 hektar,”ujarnya.

Baca Berita Terkait : Perkokoh Hasil Pertanian, Pemda Kepsul Kembangkan Dua Sektor Pertanian Ini,

Idris menyebutkan, dalam sambutannya bupati kabupaten Kepulauan Sula, Hendrata Thes mengapresiasi kepada para petani. Karena usaha tani padi sawah merupakn hal baru bagi petani di desa Kaporo khususnya dan kabupaten Kepulauan Sula umumnya. Tetapi dengan berkat semangat dan mau bekerja mereka bisa berhasil walaupun dalam luasan yang kecil. “Kita mulai dari hal yang kecil dulu baru beranjak yang besar,”imbuhnya.

Bupati kabupaten Kepulauan Sula, Hendrta Thes saat memberikan sambutan

Menurutnya, merubah mind side atau pola pikir petani butuh waktu dan proses. “Bapak bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pertanian kabupaten Sula atas kerja keras dan semangat membangun pertanian sesuai visi misi pemerintah saat ini untuk kesejahtraan petani di kabupaten kepualauan Sula,”ungkap Indris mengutip sambutan bupati.

Dikatakan pula, peningkatan sumber daya mineral (SDM) petani maupun petugas lapangan menjadi fokus saat ini. “Karena inj masih penjajakan, maka cetak sawah seluas 40 hektar itu personil TNI, ini dalam rangka menyiapkan SDM petani dalam mencetak sawah kedepan. Dan sudah ada hasilnya seluas 3,5 hektar,”terangnya.

Kegiatan ini, kata Dia, dilaksanakan sesuai permentan nomor 50 tahun 2015 Tentang Produksi, sertikasi, peredaran dan pengawasan Tanaman Perkebunan. “Kalau Distan tidak ambil langkah itu, Sula tidak mendapatkan alokasi kegiatan APBN dari Kementan RI terkait dengan kegiatan perkebunan,”pungkasnya.

Sekadar diketahui, panen perdana tersebut dihadiri Bupati kabupati kabupaten Kepulauan Sula bersama Forkopimda, Asisten l, Para Pimpinan SKPD, Danki Brimob, Danramil, para Camat, para Kepala Desa dan Kelompok Tani.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA