Sebelum Cuti, Gubernur Maluku Utara Dihadiahi Kado Predikat Kinerja Pemerintahan Terbaik

Reporter : BL. Mayanubun

SOFIFI, AM.comAda yang unik sebelum masuk massa cuti calon petahana gubernur provinsi Maluku Utara. Sebab, sebelum masuk masa cuti dipenghujung tugas masa bakti periode pertama, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba mendapat kado istimewa dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yakni akuntabilitas kinerja dengan meraih predikat baik (B).

Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba Menuturkan, penghargaan yang diraih untuk kinerja terbaik merupakan kado tiga tahun Kepemimpinan AGK -Mantap selain itu juga dengan penghargaan yang lain, mulai dari penghargaan kabahagiakan di Maluku Utara, Provinsi yang aman dan yang terakhir ini prestasi kinerja terbaik. “Saya berharap agar pilkada berjalan aman karena setiap pemimpin pasti meliliki kekurangan sehingga jangan mengaku -ngaku paling hebat dan sebagainya,”singkatnya, saat ditemui di kediaman Gubernur yang terletak dibilangan kelurahan Kalumpang, Ternate Tengah, usai pamitan, Selasa (13/2//2018).

Kepala Inspektorat Bambang Hermawan mengatakan, peridikat terbaik yang diterima langsung oleh Sekprov H. Muabdin Hi Rajab di Yogyakarta Selesa (13/2) yakni Predikat ini setara dengan 19 Propinsi lainnya merupakan hanya satu – satunya Provinsi di Indonesia Timur yang mendapat penghargaan predikat terbaik.

Dimana Prestasi tertinggi hanya diraih oleh Propinsi D.I Yogyakarta dengan predikat sangat baik (A) dan Propinsi Jawa Tengah dengan predikat (BB), sedangkan Propinsi lainnya masih rata-rata tingkat prestasi kinerjanya masih (C) dan (CC). Hal ini merupakan Upaya perbaikan manajemen kinerja yang dilakukan Pemerintah Propinsi Maluku Utara diberbagai indikator telah meningkat dari tahun ke tahun.

Dikatakan, Pada tahun 2016 Propinsi Maluku Utara meraih predikat (C) dengan perolehan nilai 42,64 atau naik 11,4 dari tahun sebelumnya, dan pada tahun 2017 ke 2018 melonjak menjadi 60,36 atau naik 17,72 dengan predikat (B). Kenaikan dari tahun ke tahun merupakan upaya keras Pemerintah Propinsi Maluku Utara melalui Biro Organisasi, Inspektorat dan BAPEDA serta komitmen SKPD dalam mengintegrasikan Rencana Strategis dengan terget indikator kinerja utama pada setiap perumusan program dan kegiatan.

Untuk itu, nilai dari indikator Akuntabilitas kinerja mengidentifikasikan kemampuan Gubernur Maluku Utara dalam merencanakan target kinerja, menyelaraskan apa yang dikerjakan dengan target kinerja, menyelaraskan apa yang dikerjakan dengan apa yang di anggarkan dengan apa yang akan dikerjakan, mengerjakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja, melaporkan capaian kinerja selaras dengan apa yang telah dilaksanakan dan apa yang direncanakan sebelumnya.” jelas Bambang saat dikonfirmasi melalui via Telepohne Selasa (13/2/2018).

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA