Masa Kontrak Berakhir, Progres Proyek ICS di Haltim Hanya Capai 38,99 Persen

Reporter : Ardian Sangaji

MABA, AM.comProyek pembangunan gudang beku terintegrasi atau Intergated Cold Stroge (ICS) kapasitas 100 ton di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur akhirnya tak selesai sesuai target.

Buktinya, proyek senilai Rp 17 miliar lebih yang dianggarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui APBN 2017, ini tidak mampu diselesaikan pihak kontraktor PT. Bintang Laguna Sulawesi hingga masa akhir kontrak 30 Desember 2017 kemarin.

Taufik Ismail Konsultan Pengawas proyek ICS mengatakan, terhitung hingga akhir masa kontrak 30 Desember 2017 progres fisik proyek tersebut baru mencapai 38,99 persen. “Kalau untuk sampai tanggal 30 Desember kemarin itu progresnya baru 38,99 persen,” ungkap Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (2/1/2018).

Ditanya soal kendala molornya proyek tersebut, Taufik menyebutkan selaku pengawas dirinya pun tidak mengetahui pasti. “Kalau kendala molornya pekerjaan ini saya tidak tahu pasti, karena ini dari internal kontraktornya sendiri,” ujarnya.

Selain itu, akibat dari molornya proyek tersebut Taufik pun mengaku belum mengetahui persis jenis sangsi yang akan diterima pihak kontraktor. “Itu yang saya kurang tahu, soalnya kontrak saya sampai 30 Desember 2017 saja. Mungkin yang bisa lebih tahu itu dari kontraktornya,” tukasnya.

Terpisah manajer pelaksana proyek Karim saat ditemui wartawan malah menghindar dan hanya menyebutkan jika proyek tersebut akan diluncurkan ke tahun anggaran 2018. “Ini sekarang diluncurkan ke 2018,” singkat Karim.

Sementara itu amatan wartawan, meski sudah melewati batas masa waktu kontrak namun proyek ICS berkapasitas 100 ton ini masih terus dikerjakan.

Sejumlah pekerja pun mengaku penyebab molornya pekerjaan disebabkan oleh masalah teknis. Pasalnya, bangunan yang telah dikerjakan diminta untuk dibongkar, dan dibangun baru dengan bentuk yang lain.

“Ini kami sudah bangun, habis diminta bongkar lagi, katanya ada perubahan, jadi memang terlambat karena sudah dibangun, dibongkar lagi,” kata buruh bangunan yang enggan namanya dipublikasi. (azk)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA