Desa Muhajirin di Morotai Dikepung Banjir

Repoter : Maulud Rasai

MOROTAI, AM.comHanya sejam diguyur hujan, Desa Muhajirin Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) kembali tergenang air, Selasa (28/11/2017). Banjir memang sudah menjadi langganan di desa ini, setiap kali hujan turun.

Amatan koran ini, ketinggian air pada banjir dini hari mencapai 20 cm. Walau tidak terlalu parah, warga terlihat repot menyelamatkan barang-barang berharganya, karena seluruh rumah mereka digenangi air.”Pemda harus bisa selesaikan masalah banjir di desa kita ini,”pinta Mohtar salah satu warga Muhajirin.

kondisi dapur tempat memasak warga yang tergenang air

Tercatat, dalam setahun ini sudah empat kali desa yang berada di pusat kota daruba itu diterpa banjir. Banjir terparah yang pernah dirasakan warga Muhajirin yakni di bulan Juli, dimana ketinggian air pada saat itu mencapai lutut orang dewasa. Walau tidak pernah ada korban jiwa, warga setempat mengaku resah, karena setiap kali hujan  aktivitas mereka terganggu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Abubakar A Rajak, kepada awak media belum lama ini, mengatakan terkait masalah banjir di Desa Muhajirin, Pemda sudah mendapat solusi untuk mengatasinya.

“Jadi tahun depan (2018) kita akan bangun pompa air di Muhajirin. Lokasinya juga sudah ada. Pompa air itu fungsinya di saat hujan air bisa diserap melalui saluran pipa dan dibuang langsung ke laut. Saya yakin kalau sudah ada pompa air, kita bisa atasi masalah banjir di Muhajirin,” katanya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA