Pencemaran di Teluk Buli Rugikan Nelayan

Repoter : Ardian Sangaji

MABA, AM.com Keluhan nelayan akan dampak pencemaran tambang nikel di perairan Teluk Buli, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) angkat bicara. DPRD melalui Komisi III meminta agar sejumlah perusahaan tambang nikel yang beroperasi di sekitar Teluk Buli seperti PT. Antam, PT. Adhita dan PT. Haltim Mining harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang menyebabkan nelayan setempat merugi.

Juru bicara Komisi III Salahuddin Lessy mengatakan, dampak buruknya penanganan limbah tambang cukup jelas terlihat, meski tanpa dilakukan penelitian formal. Terlebih lagi, berdasarkan pengakuan nelayan hasil tangkapan ikan mulai berkurang saat hadirnya tambang. “Secara kasat mata sudah bisa diprediksi, perubahan warna dan ketersediaan ikan di teluk Buli. Perusahaan harus lebih sensitif membaca perubahan lingkungan yang terjadi,”kata Salahuddin, Minggu (19/11/2017).

Nelayan Pesisir Teluk Buli, Halmahera Timur

Wakil rakyat dari Dapil III Tidore, Halteng dan Haltim yang akrab disapa Salas ini mengatakan, bentuk pertanggung jawaban perusahaan tambang yang harus diberikan kepada nelayan yakni alat tangkap yang layak dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. “Perusahaan tambang harus segera merespon keluhan nelayan tersebut dengan mengarahkan program CSR pada sektor kelautan yakni menyediakan alat tangkap dan bbm yang disubsidi. Karena nelayan merugi akibat jarak tangkap jauh, pada akhirnya biaya produksi menjadi tinggi,” jelasnya.

Ia pun menegaskan jika pihak perusahaan tidak segera bertindak atas dampak tersebut, maka Komisi III DPRD Malut akan mengambil sikap sesuai kewenangannya. “Jika tidak komisi tiga deprov akan menggunakan kewenangan yang dimiliki. Tindakan kerasnya yah, izin tambangnya perusahaan dimaksud bisa disuspend atau dipending,”tegas Salas, seraya mengingatkan pihak perusahaan jangan hanya menguras sumber daya alam tanpa memperhatikan perubahan lingkungan lingkar tambang. (azk)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA