Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Morotai Naik Status

Repoter : Maulud Rasai

 

MOROTAI, AM.comKejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Morotai akhirnya menaikan status dugaan kasus korupsi pengadaan lahan untuk kepentingan umum di Bagian Pemerintahan Setda Pulau Morotai. Kasus yang diduga melibatkan banyak pihak dinaikan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi dan keterangan yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Terhitung 31 Oktober, Kejari mengeluarkan surat printah penyidikan kegiatan pengadaan lahan untuk kepentingan umum di Bagian Pemerintahan Setda Pulau Morotai,”ucap Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pulau Morotai, Donald Rettob kepada reporter www.aspirasimalut.com, Rabu (15/11/2017).

Sementara terkait sejumlah saksi yang diperiksa, Donald enggan membeberkan nama-nama saksi yang diperiksa.”Yang pasti  setelah status kasusnya dinaikan, maka dilanjutkan dengan pengumpulan alat-alat bukti, “katanya.

Dari amatan koran ini di kantor Kejari, terlihat sejumlah mantan pimpinan SKPD yakni, Alfatah Sibua (Mantan Kepala Bappeda), Fahmi Usman (Mantan Kabag Umum) dan M. Umar Ali (Mantan Kadis Satu Pintu) terlihat dikantor Kejari.

Umar Ali yang saat ini telah menjabat sebagai Kepala DPKAD Pulau Morotai saat dikonfirmasi mengenai kehadirannya dikantor Kejari terkait kasus pengadaan lahanmembantah.”Kehadiran saya disini (Kantor Kejari) bukan persoalan kasus lahan, tapi urusan lain,”timpalnya.

Meski mengelak kehadirannya di kantor Kejari karena persoalan kasus lahan, tapi dia mengaku bersedia jika suatu saat dia dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus lahan.”Kalau suatu saat nanti saya diminta memberikan keterangan terkait kasus tersebut saya bersedia,”singkatnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA