Penempatan Polisi di Desa Dipersoalkan

Reporter : Maulud Rasai

MOROTAI, AM.comPenempatan Polisi di setiap desa yang ada di Kabupaten Morotai seperti yang diminta oleh Bupati Morotai Beny Laos kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara beberapa waktu lalu ternyata dipersoalkan oleh masyarakat Morotai.

Taufik Sibua, salah satu tokoh Pemuda Morotai mengatakan, permintaan Bupati Beny agar menepatkan 1 polisi di setiap desa adalah permintaan yang sangat tidak rasional. Mengapa tidak, kondisi Morotai khususnya di setiap desa saat ini aman dan damai.”Kalau dulu, wajar kalau ada penempatan polisi di desa-desa, sekarang ini aman aman saja, jadi tidak rasional kalau Bupati Beny minta harus ada polisi di setiap desa,”ujar Taufik Sibua kepada www.aspirasimalut.com, Minggu (12/11/2017).

Seharusnya kata dia, yang harus dipikirkan Bupati Beny saat ini adalah terkait dengan peningkatan pembangunan ekonomi di desa, desa harus dijadikan sebagai poros kekuatan ekonomi Morotai bukan mendorong Polisi untuk menjaga desa.”Yang dibutuhkan masyarakat saat ini pertumbuhan ekonomi, tidak ada manfaatnya tempatkan polisi di Desa-Desa,”cetusnya

Ia juga mengriktik komitmen Beny Laos terkait dengan efisiensi anggaran perjalanan dinas. Menurutnya, Beny Laos melakukan penekanan agar pimpinan SKPD dilarang keluar daerah dengan agenda yang tidak jelas. Namun, nyatanya masih terdapat Pejabat daerah yang keluar daerah dengan agenda yang tidak jelas.”Saya tidak sebutkan orang orangnya, tapi yang pastinya ada kadis yang selalu keluar daerah tanpa agenda yang jelas, pertanyaannya, dimana komitmen Bupati dalam hal itu,”pungkasnya.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA