Gelar Expo, Ahmad Purbaya Diduga Bohongi Gubernur

TERNATE, Am.com – Gubernur Provinsi Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba telah menginstruksikan kepada Satuan Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara untuk mengikuti pergelaran expo maritim yang diadakan di desa Mandaong kecamatan Bacan Timur, kabupaten Halmahera Selatan yang digelar sejak 25 hingga 28 Oktober nanti.

Mirisnya dari jumlah SKPD yang ada, terdapat 13 Stand yang kosong tidak diikuti oleh sejumlah SKPD. Bahkan, i formasi yang dihimpun media ini, bahwa ada salah satu pimpinan SKPD yakni Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Asset Daerah (DPKPAD) Ahmad Purba diduga telah “membohongi” gubernur dengan memberikan laporan pemasangan stand milik dinas yang dipimpin-Nya itu.

Untuk memastikan informasi tersebut, reporter www.aspirasimalut,com melakukan penelusuran, ternyata informasi tersebut terkonfirmasi bahwa stand DPKAD Pemprov Maluku Utara tidak ada.

Sehingga itu, penelusuran terus dilakukan dengan mengkonfirmasi kordinator expo maritim Nirwan M. T. Ali membenarkan ada sejumlah stand SKPD tidak terisi. Padahal, sedianya sebanyak 29 stand yang harus diisi sedangkan yang tidak terisi 13 stand. Selain dari Pemprov juga stand untuk BUMN 4 stand ditambah dari Kementrian ada 7 stand.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Malut menjelaskan, stand yang tidak terisi dari 13 itu diantaranya, Dinas Keuangan, Dinas Pendidikan, sekretariat dan DPRD.

Menurutnya, expo pameran yang dilakukan dalam rangkaian WIFT ini sudah merupakan instruksi dari Gubernur yang wajib untuk diisi. Meski begitu,kata dia, ada beberapa SKPD yang tidak mengisi stand sehingga Pihaknya sudah mengkonfirmasikan kepada SKPD yang bersangutan untuk menanyakan alasan SKPD yang mendasar sehingga tidak mengisi stand tersebut.

Nirwan menuturkan,sampai sejauh ini belum ada konfirmasi balik dari SKPD yang tidak mengikuti pameran. walaupun dekikan,lanjut Nirwan Panitia masih memberikan kesempatan kepada SKPD yang bersangkutan untuk mengisi stand pada pameran expo.

Dijelaskan,sasaran dari expo adalah yang pertama, kepada 11 SKPD unggulan untuk dapat menyampaikan potensi- potensi yang dimiliki.Selain itu, lanjutnya, SKPD – SKPD yang lain menyampaikan progres kegiatannya yang telah dilaksanakan.tetapi yang terpenting bagi SKPD adalah bagi SKPD unggulan dapat menyanpaikan potensi – potensi unggulan yang ada di wilayah Provinsi Maluku Utara.

“Misalnya ESDM , Kehutanan, DPMPTSP , kemudian parawisata kenapa,karena SKPD tersebut masuk pada 9 konsep nawa cita,itu yang akan dikunjungi, dan yang paling penting parawisata dan Pertambangan,”jelasnya.

Dia Berharap dari kegiatan expo adalah bisa mengurai tentang apa potensi yang ada wilayah Provinsi Maluku Utara. tujuan lain,apa yang dapat di kelolah di Provinsi Malut, selanjutnya,berapa infestasi yang sudah masuk ke daerah dan berapa yang sudah terealisasi sementara sehingga dapat diharapkan konsep dari SKPD unggulan benar-benar menyentuh kepada orang yang menjadi potensi.

(blm)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA