Kapolda dan Kajati Malut Diminta Tetapkan Tersangka Kasus DD dan Jalan Kawalo-Tabona

TERNATE, AM.comPuluhan makasiswa yang mengatasnamakan Front Pemuda Taliabu Anti Korupsi, Senin (23/102017), mengelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati), dan Polda Maluku Utara menuntut agar segera menindaklanjuti hasil penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dana desa (DD), serta proyek jalan lingkar Kawalo-Tabona di Kabupaten Pulau Taliabu.

Sebab, proses penyelidikan sejumlah kasus di paling bungsu di provinsi Maluku Utara ini dinilai lamban. bahkan, sejumlah pejabat yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi tak kunjung diperiksa penyidik. olehnya itu, para mahasiswa Pulau Taliabu mengelar aksi meminta Kapolda Maluku Utara dan Kajati Maluku Utara segera menetapkan pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kordinator lapangan (Korlap)  La Ode Zidil dalam orasinya mengatakan, Dana Desa merupakan bentuk nyata dari keseriusan Negara untuk mempercepat tumbuhnya kesetaraan dan kesejatraan rakyat Indonesia. Namun yang terjadi di pulau Taliabu, dana desa disunat senilai Rp 60 juta, perdesa dari jumlah desa sebanyak 71 desa maka uang Negara terkuras hingga Rp 4,26 Miliar.

Selain itu sambung dia, korupsi anggaran pembangunan jalan Kawalo-Tabona  dengan anggaran sebesar Rp 23 Milyar lebih, yang saat ini suda masuk dalam tahapan penyelidikan. “Anggaran pembangun jalan ada Indikasi dipakai untuk membayar artis sementara DD dipakai untuk baronda,”teriak La Ode

Sambungnya, atas persoalan tersebut, Fron Pemuda Taliabu Anti Korupsi mendesak kepada Kapolda dan Kejaksaan tinggi Provinsi Maluku Utara (Malut) agar segera menindaklanjuti hasil penyelidikan atas dugaan tindak pidana Korupsi Dana Desa (DD) dan proyek pembangunan jalan Kawalo-Tabona, dan segera menetapkan tersangka kepada oknum pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami meminta Kapolda Malut agar segera menetapkan Agus Salim Ganiru selaku Kepala Dinas BPMD dan Direktur CV. Safaat perdana sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi DD, dan jalan Kawalo-Tabona,”pintanya

Selai itu, masa aksi juga mendesak kepada Presiden Republik Indonesia agar menseriusi penyalahgunaan Dana Desa  (DD).

(mg-01)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA