Kian Dekat, Rudi-Hein Kantongi 5 Rekomendasi Partai

TERNATE, AM.comCalon Gubernur dan wakil gubernur provinsi Maluku Utara Rudi Erawan dan Hein Namotemo (Rudi-Hein) telah mamastikan mengantongi 5 rekomendasi partai politik untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018 mendatangan. Kelima partai yang sudah memberikan sinyal untuk mendukung pasangan Cagub-Cawagub Rudi-Hein yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketegasan ini disampaikan bupati Haltim Rudi Erawan, dan didampingi mantan bupati Halmahera Utara (Halut) itu usai mengikuti pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat di taman Landmark kota Ternate, Sabtu (5/8/2017) akhir pekan kemarin.

“Sudah ada 6 partai yang kami daftar, namun yang telah memberikan kami sinyal itu, PAN termasuk Partai Demokrat. Selain itu juga sudah ada komunikasi lanjut untuk memberikan rekomendasi kepada saya dan pak Hein yakni PPP, NAsDem dan PKB, serta tentunya PDIP,”tutur Rudi.

Ditegaskan pula, untuk rekomendai PDIP tentunya akan menjadi miliknya karena dirinya sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Malut. Karena itu, Dia menargetkan sekurang-kurangnya mendapat rekomendasi sebanyak lima Parpol. Lanjut Bupati Haltim itu mengatakan, Ia yang sudah mengabdi di  Kabupaten Haltim, begitu juga Hein Namotemo yang telah merintis pembangunan di Halut  dari Desa sampai  menjadi Kabupaten tentunya biarkan rakyat yang menilai. “Ini kan perjuangan jadi kita hanya berusaha sebagaimana yang kita  kerja keras perjuangkan tenaga dan pikiran untuk masyarakat Maluku Utara. Infrastruktur jalan yang menjadi target di Haltim sepanjang 900 Km dan saat ini sudah 700 lebih terealisasi”ucapnya.

Disentil soal kandidat lain yang juga mendaftar di PDIP, baginya  tidak  menjadi persoalan, Ia mengajak kepada masyarakat Malut untuk berpolitik yang santun. “Haji Bur juga teman saya, semua Cagub itu biasanya namanya juga perjuangan untuk masyarakat Malulu Utara,”tukasnya.

Selain itu, lanjutnya, bahwa meskipun tidak mendapat rekomendasi dari partai PDIP untuk maju pada Pilgub 2019 mendatang. Ia memastikan akan tetap maju bersama partai lain yang telah bersedia mengusngnya bersam Hein Namotemo sebagai Cawagub periode 2018-2022 mendatang. Karena kata DIa, plemik 8 DPC yang menolak pencalonan dirinya itu, merupakan dinamika politik diinternal Partai dan tidak mempengaruhi dirinya untuk maju pada Pilgub mandating. “Saya konsisten membangun Malut, untuk merubah daerah ini, maka kita harus berjuang apapun itu. Saya tidak mau Malut kalah dengan daerah daerah lain di Indonesia. Sumber daya kita kuat, dan tinggal bagaimana kita melobi ke pusat untuk mendapat anggaran lebih untuk merubah daerah ini,”terangnya. (rdx/blm)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA