Walikota Ambon Terpilih Ketua Apkesi Komwil VI 

TERNATE, AM.comWalikota Ambon Richard Louhenapessy terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah (Komwil) VI Indonesia Timur, menggantikan ketua sebelumnya yang juga walikota Gorontalo, H. Marten Taha. Richard terpilih dalam Muskomwil ke-8 yang berlangsung di Gamalama Ballroom, Grand Dafam Bela Hotel Ternate,  Senin (31/7/2017).

Pelantikan ketua dan pengurus terpilih dalam Muskomwil kali ini, dilakukan langsung oleh ketua Apeksi Pusat yang juga walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. Sedangkan wakil ketua I dan II, Apeksi Komwil VI masing-masing dijabat oleh walikota Bitung Max Lomba dan walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim.
ketua terpilih, Richard Louhenapessy kepada wartawan usai dilantik mengatakan berbagai program yang telah dicapai Apeksi Komwil VI selama ini akan menjadi perhatian serius dirinya untuk ditingkatkan, dengan terus meningkatkan sepesifikasi dari daerah-daerah yang ada.

“Ada satu hal positif dari kita di Komwil VI ini adalah soal harmonisasi sosial yang harus didorong lewat sebuah kerja sama lebih kongkrit antara yang satu dengan yang lain, terutama di daerah seperti Ambon, Tual dan Ternate yang jauh dari pusat-pusat ekonomi, bisa saja lewat kerjasama itu kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Richard berharap Apeksi ini bisa menjadi sebuah posisi tawar menawar yang penting dalam upaya untuk percepatan ketertinggalan yang ada di Komwil VI ini.

Semetara itu Ketua Apeksi Pusat, Airin Rachmi Diany pada kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Gorontalo yang telah melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh amanah selama tiga tahun sebagai Ketua Komwil VI.

“Dan untuk Ketua Komwil VI yang baru, Pak Richard agar dapat meneruskan apa yang baik oleh pengurus lama dengan mengevaluasi agar bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Lanjut dia, Musyawarah Komisariat Wilayah VI dengan tema: Pengembangan Infrastruktur Daerah Dengan Berbasis Smart City Untuk Kepentingan Masyarakat, suda menjadi suatu hal yang tidak bisa ditolak dan Smart City harus dilakukan, tapi kembali bahwa Smart City tidak melulu mengenai teknologi, flayber optik dan sebagainya, tetapi Smart City yang dimaksud adalah bagaimana kita (Pemerintah) bisa menjalankan tugas dan kewajiban sesuai regulasi dan aturan yang berlaku yang tentunya terus berkolaborasi meningkatkan menjadikan masyarakat lebih baik dan tentunya peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat terus ditingkatkan.

Airin mengatakan, ada beberapa rekomendasi dari para walikota di wilayah timur Indonesia yang akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat melalui pengurus Apeksi Pusat yang hampir sama dengan daerah-daerah lainnya yang tujuan akhirnya dalam rangka untuk peningkatan pelayanan publik.

“Hal itu akan kami sampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),”ucapnya.

Airin juga mengatakan, untuk Kota Ternate sendiri sangat luar biasa, banyak ruang-ruang publik baru yang dibangun oleh Walikota Ternate dan itu Insa Allah bisa bermanfaat bagi masyarakat Ternate.

Acara Muskomwil ke-8 yang juga dihadiri oleh seluruh perwakilan Komwil VI dan SKPD terkait lingkup Pemkot Ternate, juga diisi dengan pemaparan tentang pembangunan infrastruktur berbasis Smart City oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, dan kepala Bappeda Kota Kendari, Nasir Andi Baso.

Apeksi Komwil VI sendiri terdiri dari 17 Kota di Indonesia Timur, diantaranya meliputi, Sulawesi dan Sulawesi Selatan, Maluku dan Maluku Utara serta Papua dan Papua Barat.

(Ebams)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA