Rusman Suleman Guru Besar Pertama Cawagub Malut. Muhlis Hafel : Profesor Lebih Pantas Calon Gubernur

Muhlis Hafel

SOFIFI, AM.comGuru besar Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Rusman Soeleman merupakan satu satunya putera daerah Maluku Utara dengan gelar profesor yang telah mendaftar sebagai bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang akan akan meraimaikan pentas demikrasi pemilihan kepala kepala daera (pilkada) Malut pada tahun 2018 mendatang.

Keseriusan mantan wakil bupati kabupaten Halmahera Utara (Halut ini) setelah secara resmi mendaftar di Rumah Restorasi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Maluku Utara, Kampung Makassar Tengah, Ternate Tengah, Kota Ternate, Selasa (11/7/2017) lalu.

“Apa yang saya miliki sebagai putra daerah, yang dilahirkan di jazirah Maluku Utara dengan segala kemampuan dan pengalaman, maka tidak salah jika putra daerah berbuat untuk Malut. Ini obsesi dan motivasi sehingga menyatakan sikap untuk maju,”kata Rusman saaat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, NasDem merupakan partai pertama menuju papan dua di Provinsi Maluku Utara. Ia mendaftar sebagai Cawagub lantaran ingin membangun Malut dengan menggerakan pemerintahan, swasta dan masyarakat. Tiga ini harus digerakkan secara bersamaan, tidak bisa jalan sendiri-sendiri. “Saya rasa pilihan politik tergantung semua pada pemilih, meskipun untuk di Halmahera Utara sendiri banyak figur yang bertarung. Saya orang yang selalu optimis,”pungkasnya

Sementara itu, akademisi komunikasi politik UMMU Ternate, Muhlis Hafel saat dikonfirmasi media www.aspirasimalut.com, Rabu (12/7/2017), menilai pencalonan prof. Rusman Soeleman sebagai Cawagub tidak tepat, namun harus mencalonkan diri sebagai gubernur Maluku Utara karena memiliki intelektual yang mapan untuk membangun Maluku Utara.

“Saya rasa dengan peringkat akdemik tertinggi itu dan pengalaman menjadi wakil bgupati Halut, pantasnya pak Prof (Rusman) lebih condong untuk jadi gubernur Malut. Saya persis kemampuan beliau sebagai pemimpin, namun itu pilihannya,”ungkapnya.

Menurutnya, bakal calon calon gubernur yang nanntinya berpasangan manatan Warek IV Unkhair itu harus gubernur yang memiliki wawasan luas secara akademik. Sehingga, konsep pembangunan Malut bisa terarah. “Banyak calon gubernur yang telah mendaftar, namun saya belum terlalu respek. Sebab, mereka ini masih dianggap gagal dalam memimpin daerahnya,”ujanrany.

Dikatakan, gubernur yang lebih pantas untuk mendampingi Prof. Rusman Soelamn yakni bupati Haltim Rudy Erawan, Dr Burhan Abdurrahman, Badurrahman Lahabato, Dr Saifyul Ruray. Alasan mereka ini yang pantas, Lanjut Dia, karena sukses membangun daerah dan secara akademik sangat mendukung untuk menyelesaikan persoalan di Malut. “Kalau Ahmad Hidayat Mus (AHM) rasanya tidak pas, karena dianggap gagal bangun  Sula dan masih tersangkut kasus, apalagi Namto Huio Roba dan Hein, mereka juga Sama,”tegasnya.

Meski begitu, Ia berharap agar, Prof Rusman Soelamn lebih fokus sebagai akademisi dan pengamat. Dengan begitu, dapat memberikan masukan kepada kepala daerah nantnya. “Tidka perlu terlobat dalam politik, namun cukup sebagai guru besar saja, dan memerikan konsep kepada pemerintah,”pintanya.

(kep)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA