NTP Malut Meningkat, Kota Ternate Inflasi 0,20 Persen

TERNATE, ASPIRASIMALUT.COM-Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) menyampaikan Nilai ekspor Provinsi Maluku Utara pada April 2017 sebesar US$21,41 juta dengan volume sebesar 71,93 ribu ton. Ekspor Maluku Utara pada Maret 2017 berupa ferro alloy nickel dan nickel ores & concentrates dengan tujuan ke Tiongkok.

Secara kumulatif ekspor Maluku Utara Januari sampai April 2017 sebesar US$52,91 juta mengalami peningkatan 667,10 persen jika dibandingkan periode Januari sampai April 2016 yang sebesar US$6,90 juta.  Secara kumulatif volume ekspor Maluku Utara Januari sampai April 2017 sebesar 99,80 ribu ton mengalami peningkatan 787,04 persen jika dibandingkan periode Januari sampai April 2016 yang sebesar 11,25 ribu ton.

“Nilai Ekspor Indonesia pada April 2017 mencapai US$13,17 miliar atau menurun 10,30 persen dibanding ekspor Maret 2017. Sementara jika dibandingkan dengan Maret 2016 meningkat 12,63 persen. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari sampai April 2017 mencapai US$53,86 miliar atau meningkat 18,63 persen dibanding periode yang sama tahun 2016,” Kata Kepala BPS Malut, Misfahruddin, Jumat Pekan kemarin, (2/5/2017).

Sementara itu, lanjut Dia, Nilai impor Provinsi Maluku Utara pada April sebesar US$5,61 juta atau mengalami peningkatan sebesar 151,60 persen dibanding bulan Maret 2017 yang senilai US$2,23 juta. Volume impor Maluku Utara pada April 2017 mencapai 56,50 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 2.487,96 persen dibanding dengan Maret 2017 yang sebesar 2,18 ribu ton.

Menurut Misfahruddin, Pada bulan April 2017 hanya mengimpor dua kelompok barang yaitu Bahan Bakar Mineral senilai US$5,61 juta dan kelompok Mesin dan Peralatan Listrik serta Bagiannya senilai US$1,72 ribu. Selain itu, Barang impor Maluku Utara pada bulan April 2017 berasal dari Australia, Singapura, dan Tiongkok.

”Nilai impor Maluku Utara pada Januari sampai April 2017 sebesar US$17,22 juta atau mengalami penurunan sebesar 77,93 persen dibandingkan dengan impor Januari sampai April 2016 yang bernilai US$78,02 juta” jelasnya.

Volume impor Maluku Utara Januari sampai April 2017 sebesar 74,93 ribu ton terjadi penurunan sebesar 38,42 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016. Nilai impor Indonesia April 2017 mencapai US$11,93 miliar atau turun 10,20 persen dibanding Maret 2017, namun jika dibandingkan Maret 2016 meningkat 10,31 persen.

Jumlah Tamu Mancanegara yang datang di Maluku Utara dan menggunakan fasilitas akomodasi pada April 2017 sebanyak 52 orang atau turun sebesar 16,13 persen dibanding jumlah Tamu Mancanegara Maret 2017 yang sebanyak 62 orang. Sementara itu, jumlah Tamu Nusantara pada April 2017 tercatat sebanyak 15.865 orang atau turun sebesar 0,74 persen dibanding jumlah Tamu Nusantara Maret 2017 yang sebanyak 15.983 orang. Secara keseluruhan Jumlah tamu mancanegara dan tamu nusantara di Maluku Utara pada April 2017 adalah 15.917 orang atau turun 0,79 persen dibanding jumlah tamu pada bulan Maret sebanyak 16.045 orang.

Rata-rata lama menginap Tamu Mancanegara pada April 2017 di Maluku Utara sebesar 2,48 hari atauturun sebanyak 2,96 poin dibandingkan Maret 2017 sebesar 5,44 hari. Sedangkan rata-rata lama menginap Tamu Nusantara sebesar April 2017 sebesar 1,86 hari atau turun 0,08 poin dibanding Maret 2017 sebesar 1,94 hari. Secara keseluruhan rata-rata lama menginap Tamu Mancanegara dan Nusantara pada April adalah sebesar 1,86 hari atau turun 0,1 poin dibanding dengan bulan sebelumnya yang sebesar 1,96 hari.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Provinsi Maluku Utara pada April 2017 sebesar 32,50 persen atau turun sebesar 1,09 poin dibanding Maret 2017 sebesar 33,59.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Provinsi Maluku Utara April 2017 jika dibandingkan dengan TPK April 2016 (TPK year on year) mengalami penurunan sebesar 7,91 poin.

(Roy)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA