Pulau Widi Disulap Menjadi Destinasi Wisata Alam Berkelas Dunia

Natalia Perry : Kawasan Gugusan Pulau Widi Memiliki Ekosistem Terbaik Yang Masih Tersisah di Planet ini

SOFIFI, ASPIRASIMALUT.COM-Rencana pengembangan Destinasi Pariwisata Alam Pulau Widi melalui event Widi Internasional Fishing Tournament akan diperkenalkan hingga seluruh dunia. Bahkan, PT Leardership Island Indonesia (LII) akan mengajukan Pulau Widi dalam peta dunia untuk dikenal sebagai pulau Pariwisata Alam. Demikian disampaikan Ceo PT LLI Natalia Perry saat pertemuan terbatas dengan wakil gubernur dan pimpinan OPD terkait di room VIP Royal Restorant, Minggu (28/5/2017) malam tadi menjelang buka puasa.

Disebutkan, Pulau Widi merupakan satu-satunya gugusan kepulauan tanpa penghuni dengan ekosistem terbaik yang tersisa di dunia yang harus diselamatkan. Sehingga itu, Kata wanita berkebangsaan Inggris ini, bahwa untuk menyelamatkan eskosistem yang ada di Pulau Widi, harus segera dikembangkan menjadi destinasi pariwisata alam kelas dunia sehingga ekosistemnya dapat terjaga yang saat ini sudah masuk diambang kepunahan.

BACA JUGA : 29 Mei, Mengenang Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Umat Islam

“Sudah banyak saya melakukan survey konservasi pariwisata alam di berbagai negara, termasuk pulau-pulau yang ada di Fhilipina, namun kawasan Pulau Widi ini sangat menarik perhatian saya karena sangat baik ekosistemnya, boleh dikatakan terbaik yang ada di jagad ini. Untuk itu, akan dibangun eko-resort di Pulau Widi serta pengembangan Widi sebagai kawasan konservasi habitat laut dan darat,”ungkap Natalia.

Ia mengaku, akan memperkenalkan Pulau Widi sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, maka butuh perencanaan yang baik, sehingga itu. PT LII menggandeng PT Sarbi sebagai konsultan Rencana Pengusahaan Pariwisata Alam (RPPA). “Kalau mau dilihat, dari riset pertama kami yang lalu, bahwa pulau Widi dapat dikatakan jantungnya ekosistem yang paling baik di dunia dan akan menjadi destinasi pariwisata alam yang sangat baik, bahkan disitu tempat terjadinya transmigrasi ikan di belahan dunia,”ujarnya.

Natalia Perry saat Presentase ekosisten dan destinasi Parwisata alam di Pulau Widi

Dia menambahkan, selaku investor pastinya akan seluruh program yang telah dicanangkan dan akan tetap melindungi serta tidak menggangu ekosistem yang ada dan akan membangun hubungan dengan masyarakat sekitar. “Saya yakin hingga saat ini, telah membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah provinsi. Olehnya itu, rencananya Pulau Widi ini akan menjadi salah satu pulau yang di kenal di dunia dan akan dimunculkan dalam peta dunia,”terangnya.

“Mencapai itu semua, maka kami akan bangun kerja sama dengan konsultan dunia agar mendapat standar dan kompetensi pengelolaan pulau Widi yang baik dan berkualitas,”sambungnya, mengakhiri.

Semantara itu, Wakil Gubernur Malut, menegaskan, PT LII menjalin kerja sama yang baik dengan instansi terakit. Sebab, jika event Manching Internasional Pulau Widi Gagal, maka itu merupakan kegagakan pemerintah provinsi dalam pengembangan destinasi pariwisata Maluku Utara.

“Pemprov akan memprioritaskan kegiatan Widi ini, karena akan menjadi ikon Maluku Utara setelah Pulau Morotai. Pembangunan infrastruktur oleh instansi teknis harus dilakukan secepatnya guna mendukung terlaksanaknya kegiatan ini. Sebab, jika iven ini bisa gagal , maka sama halnya pemprov gagal,”tegasnya.

Ia berharap PT LLI sebagai konsultan perencanaan agar dapat melaksnakana tugas dengan baik, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Karena, menurutnya, festival Pulau Widi bukan saja menjadi agenda kegiatan pemerintah kabupaten Halsel, namun sudah menjadi agenda Pemprov Maluku Utara dan milik Indonesia. “Agar investor PT LLI dapat bekerja sama untuk membangun destinasi pariwisata di Maluku Utara,”harapnya.

(blm)

 

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA