Tersangka Kasus ADD Morotai Masuk Rutan Ternate

MORORAI, ASPIRASIMALUT.COM-Kasus Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2013, yang melibatkan Mantan Kadis dan Bendahara di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa yang melibatkan Abubakar Hairudin Dan Heni Lorwens yang selama ini menjamur di meja Kejaksaan Morotai kini kedua Pelaku sudah di giring ke Rutan II B Ternate untuk di lakukan Penahanan.

Menurut Kasih Pidsus Kejari Morotai, Ronald Rettob Kepada Aspirasi Malut, Rabu, (17/05/2017), mengungkapkan, Penyerahan Kedua tersangka Kasus Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2013 Senilai Rp.1,8 miliyar yang melibatkan Abubakar Hairudin dan Heni Lorwens ke Rutan II B Ternate Memiliki alasan yang kuat.

BACA JUGA : Wabup Beri Sinyal Reshuffle Kabinet Awal Juni

“Kedua tersangaka di tahan atas dasar surat perintah Kepala Kejaksaan Morotai, dan kini kedua tersangka di tahan dengan alasan, untuk mengurangi angka tindak korupsi, takut tersangaka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, sehingga kedua tersangka di tahan demi kelancaran dalam memprosesnya,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, setelah Penyerahan tersangka Ke Rutan II B ternate, dalam waktu dekat Kejari Morotai akan menyerahkan seluruh berkas dan barang bukti Ke Pengadilan Negeri (PN) Ternate untuk di sidangkan. “Jika Berkas dan barang Bukti dalam waktu dekat ini akan di serahkan Ke PN ternate untuk di sidangkan,” pungkasnya.

Saat ditanya soal jerat Pasal yang di kenakan terhadap kedua tersangka Dirinya (Ronald red) mengungkapkan, pasal yang dikenakan ini yaitu, Pasal 2 Yunto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Yunto UU Nomor 20 tahun 200, dengan ancaman Hukuman Penjara Minimal 4 Tahun Maksimal 20 Tahun, dan Denda paling sedikit Rp.200 juta dan paling banyak Rp.1 Miliyat.

 

(lud)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA