Gubernur Sebut Pengusaha Malut Hanya Kuras APBD

SOFIFI, ASPIRASIMALUT.COM – Tingginya hutang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) kepada pihak ketiga dinilai pelaku usaha Malut hanya menguras Anggaran Pendapatan Daerah (APBD). Demikian disampaikan Gubernur Malut, KH Abdul Ghani Kasuba pada saat pembukaan forum bisnis internasional Maluku Utara, di Grand Dafam Hotel, Minggu (16/4).

“Pengusaha kita, masih kelas pengusaha APBD, padahal potensi yang ada masih banyak yang belum digarap. Seperti perikanan dan hasil perkebunan yang belum diagram kita harus berani melakukan bisnis keluar dan jangan hanya berdiam diri di daerah,”ungkap gubenur.

Dia menyebutkan, pengusaha di Malut menjalankan bisnis hasil baku rampas Proyek APBD. Bahkan, Jika tidak dapat pasti yang lain akan maraju. Padahal, kata AGK seharusnya pengusaha yang aad di Malut harus lebih berani untuk membangun hubungan bisnis dengan daerah lain bahkan hubungan bisnis internasional. “peluang bisnis sangat banyak, seperti wilayah laut kita luasnya 72 persen. Masih banyak sector perikanan yang belum digarap. Sisanya kurang lebih 20 persen daratan dan sector perkebunan dan pertanian belum di garap. Harus buka peuang bisnis seperti kopra, cengkeh dan pala,”tegasnya.

Sehingga itu, Gubernur menegaskan untuk mendorong pertumbuhan bisnis di Malukub Utara, dirinya telah menyampaikan ke Presiden Joko Widodo saat rapat koordinasi di Jakarta. “Untuk itu sarana infrastrukur akan dibangun, dan saya sudah sampaikan ke bapak presiden untuk mempercepat pembangunan Bandara internasional di Morotai dan Kao Kuabang. Untuk membangun bisnis internasional harus adanya dukungan infrastruktur,”ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya hubungan bisnis bersama pengusaha Turki yang ada di Australia yakni MUSAID hubungan bisnis produksi makanan, MUBIN Malaysia, pengusaha asal Yordania, Dr Mazia dan para pengusaha dan investor dari dalam negeri Genpro Indonesia, dan Garuda Putih. “Dengan adan hubungan bisnis ini, kiranya pengusaha dan generasi muda yang ada di Malut dapat membangun hubungan bisnis, sehingga tidak terkurung di Malut saja,”harapnya. (blm)

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

ADVERTORIAL

ASPIRASI NEWS

ASPIRASI TERNATE

POLMAS

NASIONAL

DUNIA